ilustrasi ASEAN (freepik.com/www.slon.pics)
Karena ketidakpastian di tingkat global, negara-negara Asia Tenggara kian melihat peran ASEAN sebagai platform untuk berdiskusi dan berkoordinasi. Isu tarif impor dari AS sudah menjadi topik pembicaraan dalam pertemuan regional, dan hal ini diperkirakan akan terus muncul di forum ASEAN mendatang.
Koordinasi semacam ini penting supaya negara-negara anggota bisa mempertahankan posisi tawar bersama dalam hubungan ekonomi dengan luar negeri. Bagi kamu yang mengikuti kebijakan luar negeri, ini menunjukkan bahwa kerja sama regional gak hanya soal diplomasi politik, tapi juga soal stabilitas ekonomi yang memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat di kawasan.
Putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat memang membawa keringanan tarif yang terasa sebagai berkah sementara bagi banyak negara Asia Tenggara. Eksportir mendapat ruang gerak lebih besar dalam jangka pendek, sementara beberapa negara mengalami keuntungan strategis dari perubahan ini. Di sisi lain, ketidakpastian tetap menghantui karena aturan baru bisa muncul sewaktu-waktu.
Indonesia dan Malaysia tengah menghadapi tekanan domestik terhadap perjanjian perdagangan mereka. ASEAN menjadi sorotan sebagai forum yang mungkin bisa membantu negara-negara kawasan menghadapi dinamika global ini bersama-sama. Jadi, meski berkah terasa nyata, tantangan di depan masih terbuka lebar.