Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.961 per Dolar AS
ilustrasi lembaran uang rupiah Indonesia (pexels.com/Robert Lens)
  • Rupiah dibuka melemah ke Rp17.961 per dolar AS, turun 17 poin atau 0,09 persen dibanding penutupan sebelumnya.
  • Analis menilai rupiah masih berpeluang menguat terbatas meski ketegangan geopolitik dan kenaikan harga minyak memberi tekanan.
  • Pergerakan rupiah hari ini diproyeksikan fluktuatif di kisaran Rp17.850 hingga Rp18.000 per dolar AS.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (11/6/2026) pagi.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp17.961 per dolar AS atau melemah 17 poin (0,09 persen) dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.

1. Rincian mata uang di Asia bergerak variatif

Daftar pergerakan mata uang di kawasan Asia, rinciannya:

  • Won Korea melemah 6,70 poin

  • Dolar Taiwan melemah 0,06 poin

  • Rupee India menguat 0,08 poin

  • Bath Thailand melemah 0,06 poin

2. Rupiah masih memiliki peluang lanjutkan penguatan

Analis Pasar Uang, Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam perdagangan mendatang.

Namun, ruang penguatan diperkirakan terbatas seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia.

3. Rupiah hari ini diproyeksikan bergerak Rp17.850 hingga Rp18.000 per dolar AS

Selain itu, lonjakan harga minyak mentah akibat kekhawatiran gangguan pasokan energi global juga dapat memberikan tekanan terhadap rupiah. Pasalnya, Indonesia masih menjadi negara pengimpor minyak sehingga kenaikan harga minyak berpotensi memperlebar defisit transaksi berjalan dan meningkatkan kebutuhan valuta asing.

Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas terhadap dolar AS.

"Rupiah diproyeksikan bergerak dalam rentang Rp17.850 hingga Rp18 ribu per dolar AS," tegasnya.

Editorial Team

Related Article