Jakarta, IDN Times - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal menemui COO Danantara, Dony Oskaria di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (1/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Saiq Iqbal meminta Danantara bisa berperan menyelamatkan perusahaan di sektor manufaktur yang menghadapi ancaman gulung tikar dan harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Dia meminta Danantara bisa mencegah ribuan karyawan kehilangan pekerjaan.
“Sebenarnya perusahaannya sehat, bisa jalan lagi. Tetapi karena faktor, misal modal kerjanya tergerus, misal karena ada faktor keuangan yang kurang modal kerjanya, ada permintaan barang yang meningkat. Ada juga mungkin perusahaan yang tidak sanggup lagi, bisa saja diambil alih oleh Danantara,” kata Said Iqbal.
