Jakarta, IDN Times - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mengungkapkan, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kemungkinan akan berada di bawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia.
Dengan begitu, Kemenperin lebih banyak bersinggungan dengan kementerian lain, terutama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dalam pemenuhan bahan baku energi untuk industri seperti gas bumi dan batu bara.
"Insyaallah akan lebih mudah kita koordinasikan karena sepertinya (koordinasi) kita ada di hilirisasi dan investasi, ya. Kemungkinan, kelihatannya iya (melapor kepada Bahlil)," ujar Sarmuji kepada awak media usai serah terima jabatan menperin di Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Sarmuji Sebut Kemenperin Bakal Berada di Bawah Koordinasi Bahlil

1. Belum tau rinci tugas dan fungsi di bawah Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi
Ia mengaku belum mengetahui secara rinci pembagian bidang di bawah Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Namun, ia menilai, sektor industri memiliki keterkaitan erat dengan agenda hilirisasi.
"Saya belum lihat bidang, tapi rasa-rasanya kok di sana. Karena gini, industri hilirisasi itu apa sih? Hilirisasi itu dengan industri itu kan hampir-hampir satu makna itu lho, ya. Jadi kita ngomong hilirisasi itu, ya sebenarnya industri," tuturnya.
2. Sarmuji akan jalin komunikasi lintas kementerian
Menurut Sarmuji, koordinasi lintas kementerian akan menjadi bagian penting dalam menjalankan tugasnya sebagai menperin. Ia berencana berdiskusi dengan sejumlah kementerian, mulai dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Kementerian Keuangan, Kementerian ESDM, hingga Kementerian Pertanian.
"Jadi nanti kita akan diskusi dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi, Menteri Keuangan, dengan ESDM, bahkan dengan Menteri Pertanian," katanya.
3. Sektor industri bakal didorong jadi pengungkit pertumbuhan ekonomi
Dalam menjalankan tugas barunya, Sarmuji menargetkan sektor industri menjadi salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Sarmuji mengatakan, sektor industri memiliki peran vital bagi perekonomian Indonesia. Menurut dia, industri harus menjadi tumpuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja.
"Kita semua tahu bahwa sektor industri adalah sektor yang sangat vital bagi republik ini. Sektor industri adalah tumpuan dan harapan agar kita bisa melakukan leverage bagi pertumbuhan ekonomi dan juga leverage menjadi daya ungkit bagi penyerapan tenaga kerja," ujar Sarmuji dalam acara serah terima jabatan Menteri Perindustrian di Jakarta, Jumat (2/10).
Untuk itu, Sarmuji meminta seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bekerja bersama untuk memperkuat sektor industri nasional. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Agus Gumiwang yang telah memimpin Kemenperin sebelumnya. Sarmuji menyebut sejumlah fondasi yang telah dibangun Agus akan dilanjutkan dan diperkuat.
"Apa yang sudah dirintis oleh Pak Agus Gumiwang sebagai menteri, tentu harus kita lanjutkan. Kita akan teruskan apa-apa yang sudah dicapai oleh Bang Agus Gumiwang Kartasasmita. Yang sudah diletakkan akan kita perkuat kembali," katanya.
Curated For You
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- Sarmuji Resmi Gantikan Agus Gumiwang, Siapkan Industri Jadi Pengungkit02 Oct 2026, 17:53 WIB
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- Saleh Husin Harap Menperin Sarmuji Tuntaskan 4 Masalah Industri RI01 Oct 2026, 22:12 WIB
- Profil Sarmuji, Sekjen Golkar yang Dipercaya Prabowo Jadi Menperin01 Oct 2026, 14:58 WIB