Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Selat Hormuz Terancam, Bahlil Lapor ke Prabowo
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Bahlil Lahadalia melapor ke Presiden Prabowo soal ancaman penutupan Selat Hormuz yang bisa ganggu pasokan minyak impor Indonesia sekitar satu juta barel per hari.
  • Pemerintah akan rapat dengan Dewan Energi Nasional untuk bahas mitigasi dan strategi menjaga stok BBM, sambil menunggu hasil kajian teknis lebih lanjut.
  • Iran melalui Garda Revolusi memperingatkan kapal agar tidak melintas di Selat Hormuz, memicu kekhawatiran global dan kenaikan harga minyak dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menghadap Presiden Prabowo Subianto untuk melaporkan kondisi terkini geopolitik di Timur Tengah. Salah satunya ancaman penutupan Selat Hormuz di Iran yang berpotensi mengganggu pasokan minyak mentah ke Tanah Air.

Bahlil menegaskan pemerintah perlu melakukan antisipasi cepat mengingat Indonesia masih bergantung pada impor minyak sebesar 1 juta barel per hari. Menurutnya, stabilitas pasokan energi nasional menjadi prioritas di tengah ketegangan Timur Tengah.

"Mungkin (laporan) menyangkut dengan kondisi terkini, geopolitik ya, menyangkut dengan penutupan Selat Hormuz di Iran. Karena ini kita antisipasi tentang pasokan minyak dunia," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2026).

1. Dewan Energi Nasional bakal gelar rapat mitigasi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam Sidang Pleno XVIII Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (15/2/2026). (esdm.go.id)

Menanggapi risiko ancaman tersebut, Bahlil menjadwalkan rapat bersama Dewan Energi Nasional (DEN) di Kantor Kementerian ESDM besok. Pertemuan tersebut khusus membahas langkah mitigasi dan strategi alternatif untuk mengamankan stok BBM dalam negeri.

Bahlil belum merinci opsi teknis yang akan diambil pemerintah. Dia memilih menunggu hasil analisa dan kajian mendalam dari DEN sebelum mengumumkan langkah-langkah selanjutnya ke publik.

"Besok saya akan melakukan rapat dengan Dewan Energi Nasional. Setelah itu baru saya akan menyampaikan hasil dari analisa dan kajian dari Dewan Energi Nasional ya," ujar mantan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu.

2. Harga minyak dunia mulai mengalami kenaikan

ilustrasi sumur minyak mentah (freepik.com)

Terkait pergerakan pasar, Bahlil mengakui harga minyak mentah dunia sudah mulai merangkak naik secara perlahan. Meski demikian, Bahlil memastikan kondisi subsidi BBM di dalam negeri sejauh ini belum terdampak.

"Sampai dengan hari ini nggak ada masalah. Tapi kan harga dunia kan pasti akan terjadi koreksi ketika kondisi geopolitik yang tetap terus memanas di Timur Tengah," tuturnya.

3. Iran telah menutup Selat Hormuz

Selat Hormuz (Melika Hazrati/Pexels)

Ketegangan di kawasan Timur Tengah makin memicu kekhawatiran global setelah Iran melalui Garda Revolusinya (IRGC) memberi peringatan kepada kapal-kapal bahwa mereka tidak boleh melewati Selat Hormuz, jalur laut strategis yang menjadi titik penting bagi pengiriman minyak dunia.

Pernyataan ini dikabarkan disampaikan lewat radio VHF kepada kapal-kapal yang melintas, meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran tentang penutupan formalnya.

Dilansir BBC, sejumlah kapal di kawasan Teluk menerima siaran radio frekuensi tinggi dari Garda Revolusi Iran (IRGC) yang memperingatkan bahwa kapal-kapal tidak akan diizinkan melintasi Selat Hormuz. Laporan tersebut menyebut pesan itu disampaikan langsung kepada kapal komersial yang berada di sekitar jalur air strategis tersebut.

Pembatasan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer antara Iran dan Israel, serta keterlibatan Amerika Serikat. Al Jazeera menilai langkah Iran sebagai respons langsung terhadap serangan terbaru. Gangguan pelayaran mulai terasa, dengan sejumlah kapal memilih menunggu di luar jalur atau mengubah rute demi menghindari risiko keamanan.

Editorial Team