Jakarta, IDN Times - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menghadap Presiden Prabowo Subianto untuk melaporkan kondisi terkini geopolitik di Timur Tengah. Salah satunya ancaman penutupan Selat Hormuz di Iran yang berpotensi mengganggu pasokan minyak mentah ke Tanah Air.
Bahlil menegaskan pemerintah perlu melakukan antisipasi cepat mengingat Indonesia masih bergantung pada impor minyak sebesar 1 juta barel per hari. Menurutnya, stabilitas pasokan energi nasional menjadi prioritas di tengah ketegangan Timur Tengah.
"Mungkin (laporan) menyangkut dengan kondisi terkini, geopolitik ya, menyangkut dengan penutupan Selat Hormuz di Iran. Karena ini kita antisipasi tentang pasokan minyak dunia," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2026).
