Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sigit Pratopo, Nakhoda Digitalisasi Pertamina yang Fokus pada AI

Sigit Pratopo, Nakhoda Digitalisasi Pertamina yang Fokus pada AI
SVP Pertamina Digital Hub PT Pertamina (Persero) (dok. Pertamina)
Intinya Sih
  • Sigit Pratopo, SVP Pertamina Digital Hub, memimpin transformasi digital Pertamina dengan fokus pada pengembangan teknologi data, analitik, dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan energi tersebut.
  • Dengan pengalaman lebih dari 28 tahun di industri migas serta latar pendidikan teknik dan bisnis dari ITS dan ITB, Sigit dikenal sebagai pemimpin yang mampu menghubungkan strategi bisnis dengan inovasi digital.
  • Sebagai pembicara di Indonesia Summit 2026 bertema 'The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age', Sigit menyoroti peran AI dalam mempercepat kemajuan industri dan pembangunan nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Transformasi digital kini menjadi salah satu kunci utama dalam industri energi. Di lingkungan PT Pertamina (Persero), sosok yang memegang peran penting dalam agenda tersebut adalah Sigit Pratopo selaku enior Vice President (SVP) Pertamina Digital Hub.

Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di sektor minyak dan gas, Sigit dipercaya memimpin pengembangan teknologi digital, analitik data, hingga kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung operasional Pertamina.

Berikut profil singkat Sigit Pratopo yang kini menjadi salah satu motor penggerak transformasi digital Pertamina.

1. Berkarier lebih dari 28 tahun di industri migas

ilustrasi industri migas (unsplash.com/@zburival)
ilustrasi industri migas (unsplash.com/@zburival)

Sigit memiliki pengalaman lebih dari 28 tahun di industri minyak dan gas, mencakup sektor hulu dan midstream, proyek onshore maupun offshore, manajemen proyek, operasi, optimasi proses, rantai pasok, hingga transformasi digital. Sepanjang kariernya, dia dikenal memiliki keahlian dalam memimpin proyek-proyek kompleks dan perubahan bisnis berskala besar.

Dalam profil profesionalnya, Sigit juga disebut memiliki kekuatan di bidang kepemimpinan, pengambilan keputusan, pengembangan strategi bisnis, serta manajemen transformasi organisasi. Pengalaman panjang tersebut menjadi modal penting saat Pertamina mempercepat digitalisasi di seluruh lini bisnis energi.

2. Lulusan ITS dan meraih gelar MBA cum laude dari ITB

ilustrasi gedung ITB
ilustrasi gedung ITB (dok. Institut Teknologi Bandung)

Dari sisi pendidikan, Sigit merupakan lulusan Teknik Mesin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Setelah itu, dia melanjutkan pendidikan magister di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dengan predikat cum laude.

Kombinasi latar belakang teknik dan bisnis tersebut membuatnya memiliki perspektif yang kuat dalam menghubungkan kebutuhan operasional dengan pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan nilai bisnis baru.

3. Memimpin Pertamina Digital Hub dan mendorong pemanfaatan AI

WhatsApp Image 2025-12-13 at 11.35.31_0a337f8e.jpg
Pertamina Digital Hub (Dok. Pertamina)

Sejak Mei 2025, Sigit dipercaya sebagai SVP Pertamina Digital Hub. Jabatan ini membuatnya bertanggung jawab langsung dalam mengelola pusat pemantauan dan optimasi berbasis data terintegrasi di lingkungan Pertamina. Lingkup kerjanya mencakup Digital & Analytics, Remote Surveillance & Command Center, Digital Technical Orchestration, hingga Digital Factory.

Sebelum menjabat posisi tersebut, Sigit juga memimpin Integrated Enterprise Data and Command Center (IEDCC) Pertamina pada periode 2021–2025. Dalam peran itu, Sigit bertanggung jawab atas pengelolaan big data, data analytics, data science, machine learning, dan sistem pendukung keputusan perusahaan.

Di berbagai forum industri, Sigit aktif mendorong implementasi AI sebagai alat pencipta nilai bisnis. Dalam ajang IPA Convex 2026, Dia menegaskan, transformasi digital Pertamina tidak hanya berfokus pada adopsi teknologi, tetapi juga menghasilkan dampak nyata bagi kinerja perusahaan. Menurutnya, AI dan digital analytics kini telah menjadi bagian strategis untuk mendukung eksplorasi, pengeboran, optimasi produksi, hingga pengelolaan reservoir.

Dengan pengalaman panjang di sektor energi dan fokus kuat pada pemanfaatan teknologi berbasis data, Sigit menjadi salah satu figur penting di balik upaya Pertamina membangun perusahaan energi yang semakin digital, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi masa depan.

Sigit Pratopo menjadi salah satu pembicara dalam sesi REINVENTING INDUSTRY: AI, SCIENCE, AND THE FUTURE OF ENTERPRISE di Indonesia Summit 2026 yang digelar pada Kamis, 18 Juni 2026 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Indonesia Summit (IS) 2026 merupakan sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air.

Dengan tema “The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age,” konferensi ini bukan hanya membahas wacana teknologi abstrak, melainkan juga mengkaji dampak nyata kecerdasan buatan (AI) terhadap kerangka kelembagaan nasional. Dengan mempertemukan para arsitek kebijakan, penggerak ekonomi, dan konsumen inovasi, IS 2026 bertujuan untuk memahami bagaimana Indonesia dapat melompati tahapan-tahapan pembangunan dengan mengintegrasikan AI secara strategis ke dalam sektor publik dan swasta.

Kalau kamu tertarik untuk mendengar secara langsung insight dari para narasumber inspiratif di Indonesia Summit 2026, jangan lupa daftarkan diri kamu di www.indonesiasummit.com. Siapa pun kamu, yuk, ikutan konferensinya!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More