Jakarta, IDN Times - Menjadi sosok di balik tim komunikasi Perum Bulog, Tomi Wijaya harus siap menghadapi berbagai dinamika dalam melaksanakan penugasan stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat yang diangkat pada 17 Maret 2026 itu dalam kesehariannya bertugas untuk menjaga reputasi secara berkelanjutan, yang dibangun dengan transparansi atas kinerja perusahaan, tata kelola yang baik, serta kebermanfaatan yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
“Karena itu, dalam keseharian saya berupaya memastikan komunikasi perusahaan selalu berjalan selaras dengan kebijakan dan langkah operasional Bulog,” kata Tomi kepada IDN Times, dikutip Rabu (7/10/2026).
Tomi bukanlah sosok baru di Perum Bulog. Dia telah mengabdi pada BUMN pangan itu selama 17 tahun, sejak 22 Januari 2009. Perjalanan kariernya dimulai dari Jambi, tempat yang menjadi saksi awal perjalanan Tomi Wijaya.
