Jakarta, IDN Times - Dua BUMN sektor karya akan absen dalam agenda konsolidasi tahun ini karena persoalan keuangan. Adapun entitas yang dimaksud adalah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT).
Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengatakan, untuk WIKA, saat ini persoalannya ialah terkait jumlah utang yang sangat besar, sementara aset penjamin (underlying asset) perusahaan tak cukup menutupinya.
“WIKA ini utangnya kan besar, tapi underlying-nya enggak cukup untuk menurunkan utang. Kurang lebih utang WIKA itu Rp34 triliun. Tapi enggak ada lawannya, kalau enggak ada lawannya, ya Pak Dirut yang baru juga pusing juga, ya kan? Karena dulu ada tagihan kepada kereta cepat, macam-macam itu yang di WIKA ini,” ujar Dony di Jakarta, dikutip Jumat, (9/10/2026).
Berdasarkan laporan keuangan semester I-2026, nilai aset WIKA sebesar Rp48,94 triliun, turun 2,39 persen dibandingkan periode sebelumnya.
