Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

WIKA Rugi Rp1,48 Triliun di Semester I-2026

WIKA Rugi Rp1,48 Triliun di Semester I-2026
Gedung PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). (dok. WIKA)
  • Waskita Karya mencatat rugi bersih Rp1,48 triliun pada semester I-2026, turun 10,48 persen secara tahunan, meski pendapatan naik 7,18 persen menjadi Rp6,27 triliun.
  • Aset Waskita turun 2,39 persen menjadi Rp48,94 triliun, sementara ekuitas anjlok 92,25 persen menjadi Rp130,15 miliar dan liabilitas naik menjadi Rp48,81 triliun.
  • Sepanjang kuartal II-2025 hingga kuartal II-2026, Waskita menurunkan total utang Rp2,15 triliun melalui restrukturisasi, termasuk pembayaran kewajiban dan pengurangan utang kepada mitra kerja.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WIKA) membukukan rugi bersih Rp1,48 triliun pada semester I-2026.

Meski begitu, kerugian WIKA berhasil turun sebesar 10,48 persen dibandingkan semester I-2025 yang sebesar Rp1,66 triliun.

  1. 1. Pendapatan naik 7,18 persen

    Ilustrasi pekerja PT Wijaya Karya (Persero Tbk (WIKA). (dok. WIKA)
    Ilustrasi pekerja PT Wijaya Karya (Persero Tbk (WIKA). (dok. WIKA)

    Berdasarkan laporan keuangan semester I-2026, WIKA membukukan pendapatan sebesar Rp6,27 triliun, naik 7,18 persen secara year on year (yoy).

    Namun, beban pokok pendapatan meningkat menjadi Rp5,39 triliun di 6 bulan pertama 2026, dari Rp5,38 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

    Di sisi lain, beban keuangan perseroan mengalami penurunan sebesar 5,07 persen dari Rp1,38 triliun pada semester I-2025, menjadi Rp1,31 triliun pada semester I-2026.

  2. 2. Ekuitas anjlok lebih dari 90 persen

    PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mencatatkan perolehan kontrak baru senilai Rp15,5 triliun hingga September 2024. (Dok/Istimewa).
    PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mencatatkan perolehan kontrak baru senilai Rp15,5 triliun hingga September 2024. (Dok/Istimewa).

    Dari sisi neraca, aset WIKA per semester I-2026 mencapai Rp48,94 triliun, turun 2,39 persen dibandingkan Rp50,14 triliun pada semester I-2025.

    Ekuitas perusahaan mengalami penurunan signifikan, yakni sebesar 92,25 persen, dari Rp1,68 triliun pada semester I-2025, menjadi hanya Rp130,15 miliar pada semester I-2026.

    Ditambah lagi dengan liabilitas yang meningkat, dari Rp48,46 triliun pada semester I-2025, naik 0,72 persen menjadi Rp48,81 triliun pada semester I-2026.

  3. 3. WIKA turunkan utang Rp2,15 triliun dalam 1 tahun

    Ilustrasi pegawai PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). (dok. WIKA)
    Ilustrasi pegawai PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). (dok. WIKA)

    Sepanjang kuartal II-2025 sampai kuartal II-2026, WIKA merealisasikan penurunan total utang sebesar Rp2,15 triliun. Penurunan utang melalui proses restrukturisasi dilakukan secara bertahap.

    WIKA telah membayar kewajiban kepada kreditur perbankan dan surat utang sebesar Rp4,17 triliun, yang mana pembayaran sebesar Rp915,83 miliar dilakukan dalam periode kuartal II-2025 sampai kuartal II-2026.

    Di sisi lain, Perseroan juga telah menurunkan nilai utang kepada mitra kerja secara signifikan pascadilakukannya restrukturisasi tahap I sebesar Rp5,02 triliun, yang mana penurunan sebesar Rp1,23 triliun terjadi pada periode kuartal II-2025 sampai kuartal II-2026, sehingga posisi utang mitra kerja saat ini tersisa sebesar Rp4,32 triliun.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More