Comscore Tracker

Mata Uang: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Daya Beli, dan Nilai Tukar

Informasi paling lengkap terkait mata uang

Mata uang sering dikaitkan dengan satuan harga uang, satuan uang suatu negara, atau alat pembayaran yang beredar dalam bentuk kertas maupun logam. Pada suatu keadaan ekonomi tertentu, nilai tukar mata uang pun akan berubah.

Penasaran apa penyebabnya? Yuk kita simak penjelasan lengkap mengenai sejarah singkat mata uang, fungsi, faktor yang mempengaruhi, nilai tukar, dan kualifikasi mata uang, seperti yang dirangkum IDN Times di bawah ini.

1. Apa itu mata uang?

Mata Uang: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Daya Beli, dan Nilai Tukarilustrasi uang tunai baru (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Mata uang merupakan satuan harga uang yang telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah dan rakyatnya untuk dimiliki oleh suatu negara. Karena itulah, setiap negara pasti memiliki mata uangnya masing-masing, walaupun beberapa di antaranya memiliki jenis serupa. Misalnya, Indonesia memiliki satuan harga rupiah, sedangkan Malaysia adalah ringgit.

2. Sejarah singkat mata uang

Mata Uang: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Daya Beli, dan Nilai Tukarilustrasi mata uang atau currency (Pexels.com/cottonbro)

Mata uang digunakan pertama kali oleh penduduk Mesir Kuno sebagai bentuk tanda terima atas hak individu yang mengklaim biji-bijian untuk diletakkan pada lumbung mereka. Selanjutnya, uang kertas semakin digunakan oleh negara-negara besar.

Sebetulnya, uang dalam wujud kertas sudah muncul pada tahun 618-907, tetapi penggunaannya masih relatif terbatas. Ketika memegang uang kertas, orang-orang dapat menukarkannya dengan sejumlah uang emas. 

Masuk ke sistem moneter modern saat uang kertas tidak lagi didukung oleh emas. Orang-orang menganggapnya bernilai dan memanfaatkannya untuk bertransaksi dengan pemerintah.

3. Fungsi mata uang

Mata Uang: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Daya Beli, dan Nilai Tukarilustrasi uang (Pexels/Ahsanjaya)

Fungsi mata uang untuk masyarakat pada umumnya, yakni digunakan sebagai alat tukar dan pembayaran. Setiap mata uang memiliki nilai tukar yang berbeda-beda dengan sebutan kurs dan nilai fluktuatif sehari-hari sebagai pengaruhnya. 

4. Faktor yang mempengaruhi nilai tukar

Mata Uang: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Daya Beli, dan Nilai TukarIlustrasi Inflasi. IDN Times/Arief Rahmat

Faktor pertama yang memiliki pengaruh besar pada nilai tukar mata uang adalah tingkat inflasi. Sebuah negara dengan tingkat kemakmuran yang tinggi akan memiliki inflasi dalam jumlah rendah, sehingga nilai tukarnya ikut menguat. 

Faktor selanjutnya adalah utang publik dengan negara yang memiliki utang tinggi, berarti mata uangnya juga melemah. Sektor impor dan ekspor yang memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian negara ditentukan dari ekspor dalam jumlah besar, berarti mata uang ikut menguat. 

Kondisi ekonomi dan politik suatu negara berkaitan dengan investor yang hendak melakukan investasi. Investor yang membawa modal besar untuk negara pastinya memilih negara dengan kondisi ekonomi, serta politik yang stabil. 

Pemerintah juga dapat mengatur atau menentukan nilai tukar mata uang sebuah negara. Jadi, perannya sangat penting untuk menentukan nasib negara jika ingin semakin maju dan berkembang.

5. Kualifikasi mata uang

Mata Uang: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Daya Beli, dan Nilai TukarIlustrasi dolar AS ( ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Mata uang cadangan atau reserve currency memegang alat pembayaran sebagai cadangan dari devisa yang memiliki nilai stabil dan digunakan secara luas untuk perdagangan internasional. Dolar AS dan Euro telah mendominasi sebanyak 60% dan 20% dari cadangan devisa global.

Hard currency adalah keadaan saat jenis tersebut menjadi stabil dengan satuan harga jenis lainnya. Perekonomian dan kondisi politik yang stabil, termasuk dalam pertumbuhan ekonomi maupun tingkat inflasi yang juga memiliki pengaruh tersendiri. 

Contohnya adalah dolar Amerika Serikat, franc dari Swiss, poundsterling Inggris, dan Yen asal Jepang. Berbeda dengan soft currency yang berada di negara untuk perekonomian tidak stabil, sehingga nilai fluktuasinya mulai terdepresiasi secara signifikan.

Baca Juga: 5 Negara dengan Nilai Tukar Mata Uang Terendah di Dunia

6. Daya beli mata uang

Mata Uang: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Daya Beli, dan Nilai TukarPexels.com/maitree rimthong

Jumlah barang atau jasa yang Anda beli dengan satuan harga yang dimiliki adalah tujuan dari satuan harga. Sebutannya adalah riil dengan jumlah barang yang lebih banyak, dibandingkan sebelumnya, tetapi jumlah nominalnya tetap sama.

Berbeda dengan daya beli yang menurun, berarti Anda akan memperoleh barang dalam jumlah sedikit. Konsepnya sendiri juga berlaku pada perdagangan di pasaran.

Misalnya, Anda melakukan konversi satuan harga domestik dengan jenis yang asing, sehingga daya belinya menjadi lebih kuat. Begitupun dengan 1 dollar AS seharga Rp14.000 yang berarti daya beli dollar menjadi lebih tinggi terhadap rupiah.

7. Ketentuan nilai tukar mata uang

Mata Uang: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Daya Beli, dan Nilai Tukarilustrasi uang (IDN Times/Reza Iqbal)

Nilai tukar merujuk pada daya beli mata uang tersebut terhadap jenis lainnya. Misalnya, Anda adalah orang Indonesia dan ingin melakukan penukaran rupiah terhadap dollar AS. 

Ketika daya beli terhadap dolar AS menguat karena apresiasi, Anda harus menukar lebih sedikit rupiah untuk memperoleh 1 dollar. Namun, jika rupiah sedang melemah atau disebut sebagai depresiasi, Anda harus lebih banyak menukar rupiah.

Dengan begitu, Anda juga pasti sudah mengenal pasar valas atau valuta asing yang telah berkembang luas dan tidak hanya ada di beberapa negara. Pelaku pasar menggunakan fasilitas tersebut untuk melakukan kombinasi spot, forward, swap, bahkan berspekulasi terhadap keuntungan.

Transaksi di pasar valuta asing termasuk likuid, walaupun dibandingkan dengan pasar modal. Pelaku pasar berasal dari berbagai negara di seluruh dunia.

Itu dia penjelasan mengenai mata uang dan perkembangannya untuk perekonomian di dunia. Dengan adanya satuan uang, perdagangan menjadi lebih mudah untuk dilakukan.

Baca Juga: 5 Negara dengan Nilai Tukar Mata Uang Tertinggi di Dunia

Topic:

  • Yunisda Dwi Saputri

Berita Terkini Lainnya