Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memastikan, penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes Merah Putih yang jauh dari domisili hanya sementara.
Dia mengatakan, penempatan manajer Kopdes Merah Putih lintas provinsi untuk mengejar target operasi pada Kamis (1/10/2026) mendatang.
“Nah, kalau ternyata jauh dari domisilinya, tadi sudah disampaikan oleh Pak Joao, ya, setelah diterima, artinya statusnya tetap kan sebagai manajer koperasi, kalau gak diterima kan gugur, yang penting terima dulu. Nah, setelah itu nanti disesuaikan. Di mana nanti domisili dengan koperasi yang terdekat akan disesuaikan tempatnya,” kata Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Zulhas mengatakan, setelah seluruh Kopdes Merah Putih selesai dibangun dan siap beroperasi, maka manajer yang ditempatkan jauh dari domisili akan dikembalikan ke lokasi yang dekat dengan domisilinya.
“Di mana nanti domisili dengan koperasi yang terdekat, akan disesuaikan tempatnya. Jadi itu menjawab berita-berita di luar yang jauh dan sebagainya itu, itu jawabannya,” ujar Zulhas.
Sementara, Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, mengatakan, ada 1.99 manajer Kopdes Merah Putih yang ditempatkan lintas provinsi. Angka tersebut merupakan 11 persen dari total manajer KDKMP yang lolos seleksi. Dengaan demikian, ada sekitar 17 ribu orang manajer KDKMP yang lolos seleksi.
“Yang jumlahnya tadi disampaikan oleh Pak Menko, jumlahnya kurang lebih 1.900 atau sekitar 11 persen dari manajer kopdes yang ditempatkan lintas provinsi, tapi pengertian penempatan lintas provinsi itu dimaksudkan semata-mata untuk mengisi kekurangan apa, SDM di daerah-daerah yang ada penempatan,” kata Ferry.
