Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
Mekanisme investasi short selling memungkinkan investor meraih keuntungan saat kondisi pasar sedang turun dengan cara meminjam saham untuk dijual terlebih dahulu, lalu membelinya kembali ketika harganya sudah melandai.
Adapun saham yang bisa dipilih untuk transaksi short selling hanyalah saham yang paling aktif dan likuid dari kelompok indeks LQ45.
Jeffrey mengatakan, short selling ditujukan untuk investor berpengalaman, dan harus membuka rekening transaksi short selling AB yang lolos memfasilitasi transaksi itu.
“Sesuai dengan peraturan demikian. Dan memenuhi persyaratan sudah enam bulan memiliki rekening regular.
Jadi ini short selling adalah salah satu fitur yang bisa digunakan oleh investor sebagai sarana untuk mendukung strategi investasinya,” ucap Jeffrey.
“Tetapi ini adalah sesuatu yang mengandung risiko. Oleh karena itu tentu diharapkan adalah investor yang sudah berpengalaman yang menggunakan short selling sebagai bagian dari strategi investasi mereka,” sambung dia.