Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon

Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Ilustrasi Akulaku/Dok Akulaku
Intinya Sih
  • PT Akulaku Finance Indonesia memperoleh fasilitas pendanaan Rp500 miliar dari Bank Danamon untuk memperkuat kapasitas pembiayaan dan mendukung pertumbuhan layanan digital di Indonesia.
  • Kerja sama ini menjadi langkah strategis Danamon dalam memperluas dukungan pembiayaan bagi industri multifinance berbasis teknologi serta mengoptimalkan sinergi dalam ekosistem MUFG.
  • Kolaborasi antara sektor perbankan dan pembiayaan digital diharapkan memperkuat industri jasa keuangan nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - PT Akulaku Finance Indonesia memperoleh fasilitas pendanaan senilai Rp500 miliar dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN). Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat kapasitas pembiayaan perusahaan sekaligus mendukung pertumbuhan layanan pembiayaan digital di Indonesia.

Presiden Direktur PT Akulaku Finance Indonesia Perry Barman Slangor mengatakan, fasilitas pendanaan dari Danamon akan menopang kebutuhan modal kerja perusahaan seiring meningkatnya permintaan masyarakat terhadap layanan pembiayaan digital. Menurut Perry, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat struktur pendanaan guna mendukung ekspansi bisnis ke depan.

"Sinergi dengan Danamon diharapkan dapat mendukung pengembangan layanan pembiayaan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan perusahaan," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (10/6/2026).

1. Danamon ingin memperkuat kapasitas pendanaan Akulaku

WhatsApp Image 2026-06-10 at 15.29.24.jpeg
PT Akulaku Finance Indonesia memperoleh fasilitas pendanaan senilai Rp500 miliar dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN). (Dok/Istimewa).

Akulaku Finance yang berada dalam ekosistem Akulaku Group merupakan salah satu mitra strategis Danamon. Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital, kolaborasi antara sektor perbankan dan perusahaan pembiayaan digital dinilai semakin penting untuk memperluas akses layanan keuangan formal kepada masyarakat.

"Melalui penyediaan fasilitas modal kerja ini, kami berharap dapat memperkuat kapasitas pendanaan Akulaku Finance Indonesia dalam melayani kebutuhan pembiayaan masyarakat secara bertanggung jawab dan berkelanjutan," ujar Direktur Global Alliance Strategy Danamon Jin Yoshida.

2. Memperkuat dukungan pembiayaan kepada industri multifinance

Foto Pendukung - Danamon Umumkan Intensi Mengintegrasikan Kegiatan Operasionalnya dengan Kantor Cabang MUFG di Indonesia.jpeg
Bank Danamon Jajaki Integrasi Dengan Kantor Cabang MUFG Indonesia

Penyaluran fasilitas pembiayaan ini juga menjadi bagian dari upaya Danamon untuk memperkuat sinergi dalam grup keuangan yang didukung oleh MUFG Bank Ltd (MUFG). Jin mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat dukungan pembiayaan kepada industri multifinance berbasis teknologi di Indonesia.

Melalui fasilitas modal kerja tersebut, Danamon berharap Akulaku Finance dapat semakin memperluas akses pembiayaan kepada masyarakat secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

"Kerja sama ini mencerminkan komitmen Danamon dalam memperkuat kolaborasi dengan nasabah korporasi sekaligus mengoptimalkan sinergi dalam ekosistem MUFG di Indonesia," kata Jin.

3. Sinergi kedua sektor tersebut dapat berkontribusi positif terhadap penguatan industri jasa keuangan nasional

AkuLaku.
AkuLaku. (ShutterStock_Postmodern Studio)

Dengan rekam jejak Danamon sebagai institusi perbankan terkemuka dan Akulaku Finance sebagai salah satu pionir pembiayaan digital di Indonesia, maka kedua perusahaan berharap dapat menghadirkan solusi keuangan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ekonomi digital.

Di tengah pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, kolaborasi antara institusi perbankan dan perusahaan pembiayaan digital menjadi semakin relevan dalam mendukung perluasan layanan keuangan formal.

"Sinergi kedua sektor tersebut dapat berkontribusi positif terhadap penguatan industri jasa keuangan nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif," tegas Jin.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More