6 Alasan Pentingnya Perencanaan Keuangan dalam Kehidupan

- Kenaikan gaji dapat menyebabkan inflasi gaya hidup
- Penghasilan lebih besar dari pengeluaran memerlukan kepastian pembayaran
- Perencanaan keuangan membantu mengatur keuangan saat ini dan masa depan
Perencanaan keuangan menjadi aspek penting dalam kehidupan karena berkaitan langsung dengan cara seseorang mengelola penghasilan dan pengeluarannya. Tanpa perencanaan yang matang, uang yang diperoleh sering kali habis untuk kebutuhan jangka pendek tanpa mempertimbangkan tujuan finansial di masa depan. Kondisi ini dapat membuat seseorang kesulitan menabung, tidak siap menghadapi kebutuhan mendadak, dan merasa penghasilannya selalu kurang meski jumlahnya cukup.
Dengan perencanaan keuangan yang baik, setiap pemasukan dapat dialokasikan secara lebih terstruktur dan sesuai prioritas. Kebutuhan pokok, cicilan, tabungan, dana darurat, hingga investasi bisa diatur dalam pos yang jelas sehingga arus kas tetap seimbang. Perencanaan ini juga membantu mengendalikan pengeluaran impulsif dan mendorong kebiasaan finansial yang lebih disiplin serta bertanggung jawab.
Selain membantu mengatur keuangan saat ini, perencanaan keuangan juga berperan besar dalam mempersiapkan masa depan. Berbagai risiko seperti perubahan kondisi ekonomi, kehilangan pekerjaan, atau kebutuhan besar di kemudian hari dapat diantisipasi lebih awal. Dengan perencanaan yang tepat, tujuan finansial jangka panjang seperti pendidikan, kepemilikan aset, dan masa pensiun dapat dicapai dengan lebih tenang dan terarah.
Table of Content
1. Kenaikan gaji atau pendapatan

Ketika mengalami kenaikan gaji, kita besar kemungkinan mengalami "inflasi lifestyle", yakni meningkatnya gaya hidup. Itu tentu tidak baik karena pengeluaran yang sifatnya bisa terus menerus, seperti menggunakan merek pakaian yang lebih mahal, hingga berlangganan (membership) aplikasi yang sebenarnya tidak perlu.
Daripada mengeluarkan uang untuk itu ketika mengalami peningkatan pendapatan, akan lebih baik jika kita tetap pada kebiasaan kita sebelumnya. Sisanya, kita dapat menggunakannya untuk meningkatkan finansial kita dengan isi dana darurat, proteksi, dana pensiun, dan lain-lain. Untuk itu, budgeting akan membantu mencegah terjadinya inflasi lifestyle.
2. Penghasilan lebih besar dari pengeluaran

Kita berpikir selama uang di saldo rekening masih ada, kita berhasil mengeluarkan uang lebih sedikit dari income kita. Cenderung kita menyisihkan uang "seadanya" untuk biaya bulanan atau tahunan lainnya yang kita kira tahu. Padahal, jika kita terlalu meremehkan hal itu, kita akan dihadapi banyak ketidakpastian yang akan menimpa kita nanti.
Terutama bagi kita yang biasa pakai pay later dan kartu kredit, kita memerlukan kepastian untuk membayarnya. Untuk itu, dengan budgeting, kita akan membatasi pengeluaran kita dan akan memberikan kita kejelasan untuk melunasinya. Jangan sampai karena tanggungan tersebut kita jadi tidak tahu ke mana uang kita pergi.
3. Terdapat "uang lebih"

Jika kita berhasil menyisihkan sisa pengeluaran dari gaji bulanan, kita tidak harus segera menghabiskannya. Sisihkan sebagian untuk masa depan. Tidak harus menargetkan sesuatu yang kompleks, cukup anggarkan untuk melunasi cicilan, biaya bulanan/tahunan saja sudah cukup. Kita perlu melihat masa depan untuk uang kita.
Semua keputusan terhadap uang kita, akan menentukan bagaimana kondisi finansial kita nantinya. Gunakan uang yang kita keluarkan sebaik mungkin, jika perlu sisihkan terlebih dahulu uang kita agar tidak mengeluarkan uang lebih banyak dari yang dikira. Untuk itu, budgeting adalah solusi untuk kita menyeimbangkan keuangan yang sekarang dengan masa depan.
4. Seringnya berangan-angan terhadap uang kita

Jika kita hanya mengingat-ingat ke mana uang kita pergi, itu akan membuat kita stres setiap kali kita mengeluarkan duit. Tidak hanya itu, kita jadi tidak bisa memprioritaskan pengeluaran kita karena merasa sudah menggunakannya pada hal lain, padahal itu adalah hal penting.
Sebaliknya, jika kita mengatur keuangan, kita akan tahu apa saja yang harus dan tidak untuk dibeli tanpa berpikir ulang. Tentu saja jika begitu, kita tidak akan stres atau mengkhawatirkan setiap kali kita mengeluarkan uang. Memang membingungkan bagi kita yang pemula, tapi jika sudah terbiasa kita akan semakin menikmati hidup kita tanpa memikirkan uang setiap harinya.
5. Mempunyai gaji yang kecil

Mempunyai gaji yang pas-pasan adalah alasan yang paling tepat untuk kita mengatur keuangan. Jika memang kita mempunyai gaji yang kecil, cenderung pengeluaran tersisa sedikit bahkan habis dari pendapatan bulanan kita. Jika begitu, rawan bagi kita untuk berutang sekalipun itu tidak perlu. Solusi yang tepat agar kita terhindar dari utang adalah dengan budgeting.
Atur keuangan sebaik mungkin dan evaluasi pengeluaran yang tidak perlu. Jika sudah, manfaatkan uang yang ada dengan mengeluarkan uang untuk meningkatkan pendapatan. Semakin pendapatan meningkat bersamaan dengan budgeting dengan baik, kita akan siap ketika mempunyai pendapatan yang lebih besar
6. Perencanaan keuangan jadi lebih pelit?

Itu adalah pertanyaan sekaligus stereotip orang-orang terhadap kita yang ingin mengatur pengeluaran kita. Padahal kita tidaklah pelit, hanya saja kita sebagai seorang yang ingin mengatur keuangan kita hanya ingin memaksimalkan pengeluaran kita dengan memberikan value dari setiap apa yang dibeli.
Dengan budgeting kita akan mengubah mindset kita dari "beli barang yang tidak perlu" menjadi "beli barang yang mempunyai value". Untuk itu dari pada kita memikirkan pikiran orang lain, lebih baik atur keuangan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Alasan-alasan kenapa kita perlu perencanaan keuangan. Jangan sampai terlena dan membuat kita terbebani setiap uang yang masuk pada kita.
FAQ seputar Alasan Pentingnya Perencanaan Keuangan dalam Kehidupan
| Kenapa perencanaan keuangan itu penting? | Perencanaan keuangan membantu mengatur pemasukan dan pengeluaran sehingga penghasilan yang terbatas bisa dipakai secara bijak dan tidak habis tanpa arah. |
| Apa manfaat membuat anggaran setiap bulan? | Dengan anggaran yang jelas, kamu dapat mengetahui ke mana uang pergi dan mengontrol arus kas agar lebih sehat. |
| Perlukah perencanaan keuangan meski gaji kecil? | Ya. Bahkan dengan gaji pas-pasan, perencanaan memastikan kebutuhan terpenuhi dan risiko berutang bisa diminimalkan. |
| Apakah perencanaan keuangan membantu menghadapi situasi tak terduga? | Iya. Perencanaan finansial yang matang termasuk menyiapkan dana darurat untuk kebutuhan mendesak di masa depan. |
| Apa hubungan perencanaan keuangan dengan tujuan jangka panjang? | Perencanaan yang baik memberi arah untuk menabung, berinvestasi, dan mencapai tujuan finansial seperti membeli rumah atau pensiun. |



















