Ilustrasi content creator merekam video TikTok. (pexels.com/Cottonbro Studio)
Agar rate card terlihat profesional dan efektif, pastikan seluruh informasi penting yang dibutuhkan oleh brand atau klien tercantum dengan jelas. Sebagai panduan agar tidak ada komponen yang terlewat, berikut adalah komponen wajib yang harus ada di dalam rate card:
1. Profil Lengkap
Komponen wajib dalam rate card adalah profil lengkap. Kamu dapat cantumkan informasi berupa username media sosial, jumlah followers, rata-rata jumlah likes, insight berupa engagement rate, impression, dan masih banyak lagi.
2. Jenis Konten yang Ditawarkan
Setelah mencantumkan profil rate card, jangan lupa deskripsikan jenis-jenis konten yang ditawarkan. Dengan informasi ini, brand yang tertarik berkerja sama dengan kamu dapat memilih jenis konten apa yang cocok untuk meningkatkan eksposur.
3. Tarif
Tarif biasanya bervariasi tergantung pada jenis konten yang ingin dipesan. Misalnya di Instagram, rate endorse untuk konten feeds akan berbeda dengan jenis konten reels. Tarif di rate card biasanya berdasarkan pada jumlah reach, impressions, dan metrik kesuksesan lainnya.
4. Durasi Konten & Kerja Sama
Selain jenis konten, KOL Specialist juga biasanya menyusun rate card berdasarkan durasi konten. Umumnya, semakin lama durasi konten, maka semakin besar pula anggaran yang harus dikeluarkan.
Apabila brand ingin melangsungkan kerja sama jangka panjang, maka rate card juga perlu mencantumkan informasi dan tarif harga yang jelas selama durasi digital campaign.
5. Syarat dan Ketentuan
Terakhir, jangan lupa untuk mencantumkan syarat dan ketentuan dalam rate card. Hal ini penting agar klien benar-benar memahami layanan yang kamu tawarkan. Dengan begitu, saat klien sepakat dengan harga tertentu, mereka juga setuju untuk mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.