Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apakah Harga Kripto Turun Ketika Suku Bunga Naik? Ini Alasannya
ilustrasi suku bunga (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)
  • Kenaikan suku bunga dapat menekan kripto karena biaya pinjaman meningkat, sehingga investor dan perusahaan lebih berhati-hati memakai dana utang untuk aset berisiko.
  • Imbal hasil deposito dan obligasi yang lebih menarik bisa mendorong perpindahan dana dari kripto, mengurangi permintaan serta meningkatkan tekanan jual.
  • Harga kripto tidak selalu turun saat suku bunga naik; ekspektasi pasar, likuiditas, sentimen, regulasi, geopolitik, dan arus dana institusi turut menentukan pergerakan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Harga kripto dikenal punya pergerakan yang cukup fluktuatif dan bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi, termasuk kebijakan suku bunga. Ketika bank sentral menaikkan suku bunga, investor biasanya mulai mempertimbangkan kembali pilihan aset yang dimiliki. Lantas, apakah harga kripto turun ketika suku bunga naik dan apa alasan di baliknya?

Kenaikan suku bunga dapat memengaruhi minat investor terhadap aset berisiko seperti Bitcoin dan altcoin. Meski begitu, penurunan harga kripto tidak selalu terjadi setiap kali suku bunga naik karena pasar juga mempertimbangkan ekspektasi dan berita ekonomi lainnya. Yuk, simak penjelasan berikut agar kamu lebih memahami hubungan antara suku bunga dan pasar kripto.

1. Biaya pinjaman menjadi lebih mahal

ilustrasi suku bunga (pexels.com/Picas Joe)

Salah satu alasan kenaikan suku bunga bisa menekan harga kripto adalah meningkatnya biaya pinjaman. Ketika suku bunga naik, biaya yang harus dibayarkan untuk meminjam uang dari bank atau lembaga keuangan ikut bertambah.

Kondisi ini dapat membuat perusahaan maupun investor lebih berhati-hati dalam menggunakan dana pinjaman untuk berinvestasi. Aset kripto yang memiliki risiko volatilitas tinggi bisa mengalami tekanan jual ketika investor memilih mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.

Selain itu, suku bunga tinggi dapat mendorong investor untuk mengutamakan pelunasan utang atau menyimpan dana dalam instrumen yang dianggap lebih aman. Akibatnya, permintaan terhadap aset kripto berpotensi melemah.

Namun, bukan berarti setiap kenaikan suku bunga pasti langsung membuat harga Bitcoin dan kripto lainnya turun. Reaksi pasar tetap bergantung pada kondisi ekonomi dan sentimen investor.

2. Investor beralih ke instrumen yang lebih aman

ilustrasi investor (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Kenaikan suku bunga juga bisa memengaruhi pilihan investasi seseorang. Ketika bunga simpanan bank atau imbal hasil obligasi meningkat, investor mungkin melihat peluang mendapatkan keuntungan dari instrumen yang risikonya relatif lebih rendah.

Sebagai contoh, investor yang sebelumnya menempatkan sebagian dana di kripto dapat mempertimbangkan deposito atau obligasi. Instrumen tersebut bisa menawarkan pendapatan bunga atau imbal hasil yang lebih mudah diperkirakan, meski tetap memiliki risiko dan ketentuan masing-masing.

Perubahan pilihan ini dapat mengurangi aliran dana ke pasar kripto. Jika semakin banyak investor mengurangi pembelian atau menjual aset yang dimiliki, tekanan terhadap harga bisa meningkat. Meski begitu, tingkat suku bunga bukan satu-satunya pertimbangan. Potensi keuntungan, toleransi risiko, dan kondisi pasar juga berpengaruh terhadap keputusan investasi.

3. Likuiditas pasar kripto bisa mengalami tekanan

ilustrasi investasi kripto (pexels.com/Jakub Zerdzicki)

Likuiditas berkaitan dengan ketersediaan dana dan kemudahan aset untuk diperdagangkan tanpa perubahan harga yang besar. Kebijakan suku bunga yang lebih ketat dapat memengaruhi jumlah dana yang mengalir ke berbagai pasar keuangan.

Ketika biaya pendanaan meningkat dan investor menjadi lebih selektif, aliran uang ke aset berisiko bisa berkurang. Kondisi tersebut berpotensi melemahkan dorongan beli di pasar kripto, terutama jika terjadi bersamaan dengan sentimen negatif.

Perlu dipahami bahwa hubungan antara suku bunga dan likuiditas tidak selalu sederhana. Jumlah uang beredar, kebijakan bank sentral, kondisi kredit, serta keputusan investor institusi turut memengaruhi pergerakan dana. Oleh karena itu, kenaikan suku bunga perlu dilihat sebagai salah satu faktor yang dapat memengaruhi permintaan, bukan penyebab tunggal setiap penurunan harga kripto.

4. Ekspektasi pasar dan katalis lain ikut menentukan

ilustrasi kripto (pexels.com/RDNE Stock project)

Pasar keuangan sering kali bergerak berdasarkan ekspektasi sebelum suatu kebijakan diumumkan secara resmi. Jika kenaikan suku bunga sudah diprediksi investor, dampaknya terhadap harga kripto bisa lebih terbatas karena informasi tersebut mungkin sudah tercermin dalam harga.

Sebaliknya, keputusan yang tidak sesuai perkiraan dapat memicu perubahan sentimen yang lebih besar. Misalnya, kenaikan suku bunga ternyata lebih tinggi dari ekspektasi pasar sehingga investor kembali menyesuaikan strategi.

Selain kebijakan moneter, ada sejumlah katalis lain yang dapat memengaruhi harga kripto. Beberapa di antaranya adalah perubahan aturan hukum, kondisi geopolitik, arus dana institusi, serta perkembangan proyek kripto tertentu. Artinya, harga Bitcoin dan aset kripto lainnya tidak hanya bergantung pada arah suku bunga. Investor perlu melihat berbagai informasi secara menyeluruh sebelum memahami pergerakan pasar.

Jadi, apakah harga kripto turun ketika suku bunga naik? Kenaikan suku bunga dapat meningkatkan tekanan terhadap aset kripto melalui biaya pinjaman, perpindahan dana ke instrumen yang lebih aman, dan perubahan likuiditas pasar. Namun, harga kripto juga dipengaruhi ekspektasi investor serta berbagai katalis lain, sehingga pergerakannya tidak selalu mengikuti pola yang sama. Memahami faktor-faktor tersebut dapat membantu kamu membaca dinamika pasar kripto dengan lebih bijak, tanpa menganggap kenaikan suku bunga sebagai jaminan harga pasti turun.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article