Bos DANA Bocorkan Cara Kenali Modus Social Engineering, Biar Tak Jadi Korban

- CEO DANA Vince Iswara menegaskan pentingnya kesadaran pengguna dalam mencegah kejahatan social engineering yang memanfaatkan emosi korban untuk mencuri data sensitif.
- Vince menjelaskan modus phising sering dilakukan lewat tautan palsu yang menyerupai situs resmi dan menawarkan hadiah agar korban membocorkan data pribadi seperti PIN atau OTP.
- Ada tiga langkah utama untuk menghindari penipuan: jangan bagikan data rahasia, lakukan transaksi hanya di aplikasi resmi, dan selalu verifikasi identitas pihak yang meminta uang.
Jakarta, IDN Times - Praktik rekayasa sosial atau social engineering masih kerap dilakukan oleh para pelaku kejahatan siber. Dalam hal ini, aspek manusia sebagai pengguna produk keuangan menjadi pagar utama untuk mencegahnya.
CEO DANA Vince Iswara mengatakan, di dalam praktik social engineering, ada praktik phising yang kerap digunakan untuk menipu korban, di mana pelaku memanfaatkan emosi seperti rasa takut, panik, atau rasa percaya agar korban secara sukarela membocorkan data sensitif.
“Jadi yang pentingnya supaya risk ini tidak terjadi, itu harus dibantu juga kesadaran atau edukasi dari penggunanya,” kata Vince dalam sesi “Code of Trust: Cybersecurity in a Cashless Generation" pada Indonesia Summit 2026 by IDN Times yang digelar di The Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026).
Vince mengatakan, dalam praktik phising, pelaku biasanya mengirimkan link yang mengarahkan masyarakat ke situs web yang menyerupai situs resmi institusi keuangan, misalnya menyerupai situs web DANA.
Atau iming-iming hadiah jutaan rupiah dengan ajakan agar masyarakat mengisi data pribadi yang harusnya tak dibagikan ke siapa pun.
“Caranya itu bisa, contohnya, kirim, ada kiriman itu link, oh Anda sudah memenangkan hadiah Rp10 juta, klik link ini, tolong masukkan nama Anda, tolong masukkan PIN Anda, nanti Anda akan menerima kode, tolong kodenya dimasukkan juga, nah itu Anda akan bisa mendapatkan Rp10 juta itu langsung. Itu apa yang terjadi? Nama dikirim, PIN rahasia dikirim, habis itu OTP dikirim,” tutur Vince.
Vince mengatakan, ada tiga hal yang penting untuk dipahami agar masyarakat tak lagi menjadi korban social engineering.
Pertama, jangan pernah membagikan data pribadi yang sifatnya rahasia kepada sosok yang mengaku dari pihak bank, fintech, atau institusi keuangan lainnya.
“Karena kenapa? Kita enggak bakal minta, kami dari bank atau kami dari PJP (penyedia jasa keuangan) enggak bakal minta data Anda. Untuk verifikasi kita enggak butuh data Anda, kita paling di handphone klik ini, di aplikasi kami klik ini. Karena kenapa? Di dalam aplikasi itu sudah terjaga,” kata Vince.
Dia menekankan, customer service (CS) dari bank, PJP, dan institusi keuangan lainnya tak akan pernah meminta data pribadi nasabah, seperti nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) salah satunya.
Kedua, pastikan transaksi keuangan dilakukan di aplikasi resmi, bukan di platform lain.
“Terus yang ketiga, yang ini juga sebenarnya yang paling penting juga ya, dari teman-teman itu semua, kalau diminta uang ya, tolong verifikasi dulu orangnya benar enggak itu,” tutur Vince.
IDN menggelar Indonesia Summit (IS) 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age". IS 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.
IS 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.
Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.


![[QUIZ] Dari Tim Piala Dunia 2026, Ini Ide Bisnis yang Cocok Untukmu](https://image.idntimes.com/post/20260617/upload_f14fae30ab7bad76baec6ee91ce4c4ad_31f30d3b-3024-4a28-9a45-ce0526216f32.jpg)













