5 Dana yang Harus Disiapkan sejak Usia 20-an Demi Masa Depan

- Dana darurat harus disiapkan 3-6 kali pengeluaran pokok untuk yang masih sendiri, dan 6-12 kali pengeluaran pokok untuk yang sudah berkeluarga.
- Menyisihkan 20-30 persen dari gaji setiap bulan untuk tabungan pernikahan, atau menabung tiap bulan jika masih sendiri.
- Mempersiapkan dana membeli rumah dengan menabung atau berinvestasi setelah melangsungkan pernikahan, serta merencanakan pendidikan anak dan dana pensiun.
Usia 20-an adalah masa peralihan dari remaja ke dewasa. Masa di mana mulai memasuki dunia kerja, dan memasuki masa-masa overthinking dengan masa depan.
Mempersiapkan masa depan pada usia 20-an adalah langkah yang tepat, karena ternyata banyak sekali yang harus dipersiapkan ketika memasuki usia 20-an demi mencapai kebebasan finansial di masa tua. Berikut ini adalah dana-dana yang setidaknya bisa kamu pikirkan untuk segera dipersiapkan.
Table of Content
1. Dana darurat

Dana darurat adalah dana atau sejumlah uang yang disimpan untuk berjaga-jaga jika di kemudian hari menghadapi keadaan darurat. Keadaan darurat di sini adalah ketika ada suatu kejadian tidak mengenakkan di luar kebiasaan atau di luar rencana, seperti contohnya kebakaran, kerusakan rumah, sakit, kecelakaan, atau kehilangan pekerjaan. Pada waktu-waktu tersebutlah dana darurat menjadi peran utama.
Besar dana darurat yang harus disiapkan untuk yang masih sendiri setidaknya 3-6 kali pengeluaran pokok. Sedangkan untuk yang sudah berkeluarga setidaknya butuh dana darurat 6-12 kali pengeluaran pokok.
2. Dana pernikahan

Ketika memasuki usia 20-an, menikah menjadi salah satu life goal untuk banyak orang. Terutama bagi yang sudah memiliki pacar, menikah akan menjadi target dari hubungan percintaan tersebut. Untuk itu mempersiapkan dana pernikahan harus mulai kamu lakukan mesikpun masih single.
Supaya tidak berat, kamu bisa mulai menyisihkan 20-30 persen dari gajimu setiap bulan untuk tabungan pernikahan. Lebih bagus ketika kamu sudah mulai serius dan membicarakan kapan akan menyelenggarakan pernikahan bersama pasangan.
Karena dengan begitu, kamu jadi tahu berapa uang yang harus kamu tabung dan berapa lama harus menabung untuk bisa mewujudkan pernikahan tersebut. Namun, untuk yang masih sendiri juga bisa mulai mempersiapkan dana pernikahan dengan cara menabung tiap bulan. Jika jodoh kamu datang, dana pernikahan sudah bisa digunakan.
3. Dana membeli rumah

Mempunyai rumah di usia 20-an rasanya tidak mungkin bisa diraih oleh banyak orang. Hanya segelintir orang yang sudah mempunyai rumah di usia 20-an. Harga rumah yang mahal dan setiap tahun selalu naik, menjadi momok bagi anak muda. Namun, di usia 20-an, kamu bisa mulai untuk mempersiapkan dana membeli rumah dengan cara menabung ataupun berinvestasi.
Setelah melangsungkan pernikahan, kamu bisa mulai membicarakan memiliki rumah dengan pasangan dan mulai merencanakan investasi untuk membeli rumah. Kamu bisa saja menabung di bank seperti biasanya, tetapi akan lebih maksimal jika uang tersebut diinvestasikan, karena berpotensi mendapatkan imbal hasil yang lebih tinggi daripada tingkat inflasi. Namun, disesuaikan juga dengan profil risiko investasi kamu, dan pastikan kamu tahu kemana harus berinvestasi. Jangan sampai terjerat dengan investasi bodong.
4. Dana pendidikan anak

Salah satu dana yang harus dipikirkan olehmu ketika memasuki usia 20-an adalah dana pendidikan anak, terlebih untuk kamu yang sudah menikah dan memiliki anak. Memastikan anak bisa mendapatkan pendidikan yang layak adalah tanggung jawab orang tua, untuk itu orang tua harus siap secara finansial.
Terutama jika anak ingin bersekolah di tempat yang butuh biaya besar, seperti sekolah penerbangan atau ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri. Tentu sebagai orang tua ingin sekali mewujudkan cita-cita anak, untuk itu merencanakan pendidikan anak sedini mungkin akan lebih baik.
5. Dana pensiun

Memasuki masa pensiun dengan keadaan keuangan yang berkecukupan adalah keinginan yang wajar. Hidup di masa tua dengan nyaman, menghabiskan waktu dengan keluarga atau dengan melakukan hobi adalah life goal yang tidak bisa dimiliki oleh banyak orang.
Oleh karena itu, mempersiapkan dana pensiun menjadi salah satu yang harus kamu pikirkan supaya masa tuamu tidak lagi harus bekerja keras. Meskipun terasa terlalu awal jika membicarakan dana pensiun di usia 20-an, tetapi mempersiapkan sejak dini juga bukan kesalahan. Setidaknya jika mulai memikirkan dana pensiun sejak awal, kamu bisa lebih bijak dalam mengelola uang, dan bisa mempersiapkan dengan matang.
Memang setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda. Namun, jika sejak dini kita mulai berpikir tentang masa depan, kemudian mulai mengambil langkah dengan perlahan, bukan tidak mungkin kelima dana tersebut bisa kamu capai.
FAQ seputar Dana yang Harus Disiapkan sejak Usia 20-an Demi Masa Depan
| Apa saja dana penting yang harus mulai ditabung sejak usia 20-an? | Dana yang paling penting dipersiapkan sejak usia muda adalah dana darurat, dana pensiun, dana pernikahan, dana rumah (DP), dan dana pendidikan anak. Kelima dana ini menjadi fondasi stabilitas finansial jangka panjang. |
| Berapa besar dana darurat yang ideal untuk usia 20-an? | Idealnya 3–6 kali pengeluaran bulanan. Jika pekerjaanmu tidak stabil atau memiliki tanggungan, target bisa dinaikkan hingga 9–12 kali pengeluaran. |
| Kapan waktu terbaik mulai menyiapkan dana pensiun? | Waktu terbaik adalah secepat mungkin, bahkan sejak kamu mulai bekerja. Semakin dini mulai menabung pensiun, semakin besar efek compounding yang akan kamu rasakan di masa depan. |
| Bagaimana cara realistis menabung untuk DP rumah sejak usia muda? | Mulailah dengan menentukan target, menyisihkan 10–20% penghasilan khusus untuk tabungan rumah, dan pertimbangkan instrumen investasi berisiko rendah hingga moderat agar dana berkembang lebih cepat. |
| Apakah perlu menyiapkan dana pendidikan anak meski belum menikah? | Tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan jika kamu sudah berencana memiliki keluarga. Biaya pendidikan terus naik setiap tahun, sehingga menabung lebih awal mengurangi beban finansial di masa depan. |


















