Ilustrasi briguna purna (IDN Times/Aditya Pratama)
Hal ketiga dalam menyikapi kenaikan gaji adalah menambah jumlah uang yang kamu tabung. Dengan menambah jumlah uang yang ditabung tiap bulan, maka kamu akan lebih cepat mewujudkan tujuanmu.
Selain menabung, kamu bisa memanfaatkan kenaikan gaji dengan menambah porsi investasi. Terkait hal tersebut, kamu bisa memanfaatkan instrumen reksa dana yang banyak jenisnya.
Mulai dari Reksa Dana Pasar Uang (RDPU), Reksa Dana Obligasi (RDO), dan Reksa Dana Saham (RDS). Semua itu bisa kamu gunakan sesuai dengan profil risiko dan juga jangka waktu tujuan keuanganmu.
Nah, itu dia tiga hal yang bisa kamu lakukan untuk menyikapi kenaikan gaji. Selamat mencoba ya!
Apa yang harus dilakukan supaya tidak boros setelah naik gaji? | Pastikan membuat anggaran baru, sisihkan sebagian untuk tabungan atau investasi, dan jangan langsung menyesuaikan gaya hidup pada penghasilan baru. |
Kenapa banyak orang boros setelah naik gaji? | Karena godaan untuk meningkatkan gaya hidup, keinginan membeli barang baru, serta tekanan sosial untuk “naik level” bisa membuat pengeluaran lebih besar tanpa perencanaan. |
Apakah penting membuat anggaran setelah naik gaji? | Ya, membuat anggaran baru membantu kamu menetapkan prioritas pengeluaran, menabung lebih banyak, dan mencegah kebiasaan boros yang tidak perlu. |
Bagaimana cara menabung setelah gaji naik? | Tentukan persentase dari gaji yang akan langsung disisihkan tiap bulan ke rekening tabungan atau investasi sebelum digunakan untuk pengeluaran lain. |
Perlukah menunda pembelian barang baru setelah gaji naik? | Ya, menunda pembelian barang yang sifatnya konsumtif memberi waktu untuk menilai apakah barang tersebut benar-benar diperlukan atau hanya pembelian impulsif. |