Jakarta, IDN Times – Dalam dunia trading, buy stop order menjadi salah satu instruksi yang kerap diandalkan pelaku pasar. Mekanisme ini merupakan perintah untuk membeli suatu sekuritas saat harganya menyentuh level yang sudah ditentukan sebelumnya.
Dilansir Investopedia, melalui sistem ini, buy stop dapat berubah status menjadi limit order maupun market order. Fleksibilitas tersebut membantu trader memanfaatkan momentum kenaikan harga atau meminimalkan risiko kerugian saat mengambil posisi short.
Berikut penjelasan mengenai fungsi dan penerapan strategi buy stop order dalam aktivitas perdagangan saham.
