Ilustrasi saham (pexels.com/www.kaboompics.com)
Hal yang sering diabaikan investor pemula adalah biaya transaksi. Padahal biaya beli dan jual saham dapat memengaruhi hasil investasi, terutama jika modal yang digunakan masih terbatas. Saat memilih perusahaan sekuritas, perhatikan besaran biaya transaksi yang dikenakan.
Semakin rendah biaya tersebut, semakin efisien pula investasi yang kamu lakukan dalam jangka panjang. Selain biaya transaksi, pastikan aplikasi sekuritas yang dipilih mudah digunakan dan memiliki fitur edukasi yang lengkap. Dengan begitu, kamu bisa belajar investasi sambil membangun portofolio secara bertahap tanpa merasa kesulitan.
Memulai investasi saham blue chip dengan modal gaji UMR sebenarnya bukan hal yang mustahil. Dengan menerapkan metode Dollar Cost Averaging (DCA), memanfaatkan fitur saham fraksional, fokus pada emiten di indeks LQ45, serta memilih sekuritas dengan biaya transaksi rendah, kamu bisa mulai berinvestasi tanpa harus memiliki modal besar.
Yang terpenting, lakukan investasi secara konsisten dan sesuaikan dengan kemampuan finansial. Ingat, tujuan utama investasi bukan untuk cepat kaya dalam semalam, melainkan membangun aset dan kebebasan finansial secara bertahap dalam jangka panjang.