5 Strategi Kanada Gaet Investor Dunia di Tengah Krisis Ekonomi

- Kanada menargetkan investasi C$1 triliun dalam lima tahun lewat Canada Investment Summit 2026, dengan menawarkan lebih dari 160 proyek di sektor energi, tambang, teknologi, infrastruktur, dan pusat data.
- Pemerintah memperkuat daya tarik investasi melalui insentif Productivity Mega Deduction, yang menurunkan pajak efektif marginal investasi bisnis baru dari 13 persen menjadi 6,4 persen.
- Kanada membuka konsesi bandara besar bagi swasta, mendorong proyek AI dan kuantum, serta memperluas akses pasar global untuk mengurangi ketergantungan ekonomi pada Amerika Serikat.
Ketidakpastian ekonomi dan konflik perdagangan membuat persaingan antarnegara untuk mendapatkan investasi global semakin ketat. Kanada menjadi salah satu negara yang sedang agresif menawarkan berbagai peluang kepada investor dunia melalui Canada Investment Summit 2026. Perdana Menteri Mark Carney menargetkan investasi hingga C$1 triliun atau sekitar Rp12,7 kuadriliun dalam lima tahun ke depan untuk memperkuat perekonomian Kanada dan mengurangi ketergantungan terhadap Amerika Serikat.
Langkah ini menarik diperhatikan karena strategi sebuah negara dalam menarik modal asing bisa memberi gambaran tentang cara pemerintah menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Lantas, strategi apa saja yang digunakan Kanada untuk membuat investor dunia tertarik menanamkan modalnya?
1. Menawarkan proyek investasi dalam skala besar

ilustrasi Toronto, Kanada (pexels.com/Vincent Albos) Salah satu strategi Kanada adalah membawa berbagai proyek besar langsung ke hadapan investor internasional. Dalam Canada Investment Summit 2026 yang berlangsung di Toronto pada 14-15 September, pemerintah mempertemukan investor global, CEO perusahaan Kanada, serta perwakilan sektor publik untuk mempercepat masuknya modal ke berbagai proyek. Pemerintah Kanada menyebut summit tersebut sebagai wadah untuk menggerakkan modal jangka panjang sekaligus memperkuat daya saing dan ketahanan ekonomi negara.
Reuters melaporkan bahwa lebih dari 160 proyek ditawarkan kepada para investor yang hadir. Proyek tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari pertambangan, energi, teknologi, infrastruktur, hingga pusat data. Jika target C$1 triliun itu tercapai, nilainya setara sekitar Rp12,7 kuadriliun berdasarkan kisaran kurs Bank Indonesia pada 17 September 2026.
Strategi ini menunjukkan bahwa Kanada bukan sekadar meminta investor menanamkan modal, tapi juga menampilkan proyek konkret yang bisa dipertimbangkan. Pemerintah Kanada menyebut fokus summit mencakup aset produktif dan peluang komersial dengan orientasi jangka panjang. Cara seperti ini diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan modal investor dengan proyek pembangunan di dalam negeri.
2. Memberikan insentif pajak agar investasi makin menarik

ilustrasi pajak (vecteezy.com/Suriyawut Suriya) Kanada juga menawarkan insentif pajak untuk membuat investasi baru lebih kompetitif. Salah satunya adalah Productivity Mega Deduction, kebijakan yang memungkinkan perusahaan melakukan pengurangan biaya investasi tertentu secara langsung pada tahun ketika aset mulai digunakan. Pemerintah Kanada mengatakan kebijakan ini dirancang untuk mendorong perusahaan meningkatkan investasi, produktivitas, dan ekspansi bisnis.
Menurut pemerintah Kanada, kebijakan tersebut akan menurunkan marginal effective tax rate atau tingkat pajak efektif marginal untuk investasi bisnis baru dari 13 persen menjadi 6,4 persen. Angka tersebut dibandingkan dengan sekitar 16,9 persen di Amerika Serikat dan rata-rata 19 persen di negara-negara OECD pada 2026. Reuters juga melaporkan kebijakan pajak ini sebagai bagian dari upaya Carney menarik lebih dari C$1 triliun investasi ke Kanada.
Nilai investasi yang ingin ditarik Kanada memang sangat besar. Target C$1 triliun tersebut setara sekitar Rp12,7 kuadriliun, sedangkan pemerintah Kanada sebelumnya juga menargetkan hingga C$500 miliar atau sekitar Rp6,35 kuadriliun investasi swasta dalam lima tahun. Dengan memberikan insentif pajak, pemerintah berharap biaya investasi menjadi lebih menarik sehingga perusahaan memiliki alasan lebih kuat untuk membangun dan memperluas bisnis di Kanada.
3. Membuka peluang investasi swasta di bandara

ilustrasi penumpang pesawat di bandara (pexels.com/Nitai Mondal) Sektor infrastruktur juga menjadi bagian dari strategi Kanada untuk mengundang modal swasta. Pemerintah berencana membuka kesempatan investasi swasta dalam pengoperasian empat bandara besar, yaitu Toronto, Vancouver, Montreal, dan Calgary. Reuters melaporkan bahwa pemerintah tetap akan mempertahankan kepemilikan atas aset dan tanah bandara, sementara investor swasta dapat terlibat melalui skema konsesi jangka panjang.
Langkah ini diharapkan dapat menghasilkan dana dalam jumlah besar yang kemudian bisa digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur transportasi. Pemerintah Kanada juga membuka peluang bagi investor asing untuk ikut dalam proses tersebut, dengan tetap menerapkan proses kompetitif dan peninjauan terkait investasi asing serta keamanan nasional. Artinya, Kanada mencoba menjadikan aset infrastrukturnya sebagai salah satu pintu masuk bagi modal jangka panjang.
Strategi tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana Kanada berusaha mencari sumber pembiayaan alternatif untuk kebutuhan infrastrukturnya. Namun, rencana ini gak sepenuhnya mendapat dukungan. Sejumlah kelompok buruh mengkritik keterlibatan investor swasta karena khawatir model tersebut dapat berdampak pada pekerja dan meningkatkan biaya bagi penumpang.
4. Mengembangkan sektor AI dan teknologi

ilustrasi data center, pusat data AI, teknologi (unsplash.com/Geoffrey Moffett) Kanada juga melihat perkembangan kecerdasan buatan atau AI sebagai peluang untuk menarik investasi bernilai besar. Reuters melaporkan bahwa salah satu proyek yang ditawarkan dalam summit tersebut adalah pengembangan infrastruktur pusat data dan fasilitas AI. Bell Canada bahkan mengumumkan ekspansi proyek pusat data di Saskatchewan yang membutuhkan investasi hingga C$50 miliar atau sekitar Rp635 triliun jika menggunakan asumsi kurs sekitar Rp12.700 per C$1.
Reuters melaporkan fasilitas tersebut ditargetkan memiliki kapasitas hingga 1,2 gigawatt (GW) setelah seluruh tahap pembangunan selesai. Ekspansi ini akan memperbesar kapasitas proyek sebelumnya hingga empat kali lipat dan menjadikannya salah satu proyek investasi swasta terbesar dalam sejarah Saskatchewan. Selain pusat data, peluang lain yang ditawarkan dalam summit mencakup investasi pada kampus AI serta teknologi komputer kuantum.
Daya tarik Kanada di sektor ini juga berkaitan dengan kondisi yang mendukung pembangunan infrastruktur digital. Dalam penjelasan pemerintah Kanada, negara tersebut memiliki tenaga kerja berpendidikan tinggi dan disebut sebagai salah satu pemimpin global dalam teknologi kuantum. Pemerintah memperkirakan teknologi kuantum berpotensi menciptakan nilai ekonomi sekitar C$140 miliar atau sekitar Rp1,78 kuadriliun ketika teknologi tersebut semakin dikomersialkan dan digunakan di berbagai sektor.
5. Mengurangi ketergantungan pada satu mitra dagang

ilustrasi Kanada (unsplash.com/Timothée Geenens) Strategi terakhir berkaitan dengan upaya Kanada memperluas hubungan ekonomi ke berbagai negara. Hubungan Kanada dan Amerika Serikat memang tetap sangat penting, tapi perang dagang dan kebijakan tarif membuat pemerintah Kanada berusaha mencari peluang ekonomi di kawasan lain. Reuters melaporkan bahwa Carney ingin menarik investasi dari berbagai wilayah sekaligus memperkuat hubungan ekonomi dengan Eropa, Asia, dan kawasan lainnya.
Pemerintah Kanada juga menekankan aksesnya terhadap pasar internasional sebagai salah satu daya tarik bagi investor. Menurut Canada Investment Summit, Kanada memiliki akses preferensial terhadap sekitar 1,5 miliar konsumen melalui 16 perjanjian perdagangan bebas yang mencakup 51 negara. Bagi perusahaan global, akses pasar seperti ini bisa menjadi pertimbangan ketika menentukan lokasi produksi atau membangun rantai pasok baru.
Langkah diversifikasi tersebut bukan berarti Kanada meninggalkan Amerika Serikat, lho. Hubungan geografis dan ekonomi kedua negara tetap sangat erat, tapi pemerintah Kanada sedang berusaha memperbanyak pilihan mitra agar ekonominya gak terlalu bergantung pada satu pasar. Strategi ini juga sejalan dengan tujuan pemerintah untuk memperkuat rantai pasok global dan meningkatkan ketahanan ekonomi ketika kondisi perdagangan dunia sedang penuh ketidakpastian.
Langkah Kanada memperlihatkan bahwa menarik investor di tengah ketidakpastian ekonomi membutuhkan kombinasi antara proyek konkret, insentif, infrastruktur, teknologi, dan akses pasar. Pemerintah gak hanya menawarkan peluang investasi bernilai besar, tapi juga mencoba memberikan kepastian pajak dan mempercepat pembangunan proyek strategis.
Target C$1 triliun atau sekitar Rp12,7 kuadriliun dalam lima tahun tentu sangat besar, sehingga realisasinya masih perlu dilihat seiring berjalannya waktu. Bagi Indonesia, strategi tersebut menarik diperhatikan karena persaingan mendapatkan investasi global semakin bergantung pada kemampuan sebuah negara menawarkan proyek yang menarik sekaligus menciptakan lingkungan bisnis yang memberikan kepastian kepada investor.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















