Jakarta, IDN Times - Perempuan memiliki peran penting dalam mendorong ekonomi keluarga. Hal ini tecermin dari kisah Nia Anggraini, warga Purwogondo, Kartasura, yang berhasil mengembangkan usaha tahu hingga menjadi sumber penghidupan utama bagi keluarganya.
Perempuan Kartasura Ini Buktikan Usaha Kecil Bisa Topang Ekonomi

1. Berawal dari cuti melahirkan, kini jadi usaha utama
Nia awalnya bekerja sebagai tenaga pemasaran sebelum akhirnya merintis usaha tahu saat menjalani cuti melahirkan. Usaha tersebut dimulai secara sederhana untuk mengisi waktu luang, tapi perlahan berkembang menjadi sumber penghasilan utama.
Dalam perjalanannya, Nia menghadapi tantangan dalam menjalankan peran sebagai ibu, istri, sekaligus pengusaha. Meski demikian, ia terus mengembangkan usaha dengan ketekunan hingga mampu menjangkau lebih banyak pelanggan.
2. PNM Mekaar bantu akses pembiayaan dan jaringan
Perkembangan usaha Nia semakin terarah setelah bergabung dengan program PNM Mekaar yang merupakan bagian dari ekosistem ultra mikro bersama BRI. Bagi Nia, program tersebut tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga membuka peluang jejaring usaha. “Yang paling terasa adalah networking yang semakin luas,” ujarnya.
Salah satu pengalaman penting dalam perjalanannya adalah saat mengikuti Senyum Incubation Program 2024 di Rumah BUMN Yogyakarta. Program ini memberikan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kualitas produk serta strategi pengembangan usaha.
3. Dorong pemberdayaan perempuan dan ekonomi nasional
Seiring waktu, usaha tahu yang dirintis sejak 2014 kini dikelola bersama keluarga dan menjadi tulang punggung ekonomi rumah tangga, termasuk untuk mendukung pendidikan anak.
Di sisi lain, ekosistem Holding Ultra Mikro juga mencatat capaian positif. Sepanjang 2025, sebanyak 1,4 juta debitur PNM berhasil naik kelas, menunjukkan keberhasilan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan komitmen dalam mendorong pemberdayaan perempuan.
“BRI bersama PNM dan Pegadaian berkomitmen menghadirkan ekosistem yang terintegrasi, tidak hanya melalui akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan dan pemberdayaan yang berkelanjutan. Kami percaya perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga dan nasional,” ujarnya.
Menutup kisahnya, Nia menyampaikan pesan bagi perempuan lain untuk berani memulai usaha. “Usaha yang baik adalah usaha yang dijalankan, bukan hanya yang dipikirkan. Semoga keberuntungan selalu menyertai perempuan yang ingin membantu memperbaiki ekonomi keluarga,” tuturnya. (WEB)