Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Rumah Reot

[PUISI] Rumah Reot
Ilustrasi Rumah Reot (Pixabay.com/Peggychoucair)
Share Article

rumah reot berucap
"mengapa kau acuh tak acuh?
kapan pembangunan ini berakhir?"

pemilik rumah itu
nona tua anak satu
tak tahu apakah pembangunan
harus sepanjang masa
atau berakhir dengan derita.
terjual sia-sia.
perlahan membuka jalan sengsara
akibat ulah anak durhaka,
tak kunjung sadar
bahwa usia pasti terus bertambah.

bahkan sang rumah,
benda mati yang tak punya hati
lebih peduli daripada anaknya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya

Related Articles

See More

[PUISI] Manusia dan Laut yang Dipikulnya

24 Jun 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Lumbung Kosong

[PUISI] Lumbung Kosong

23 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menebak Arah Dunia

[PUISI] Menebak Arah Dunia

23 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Surga

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction