Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Tirai Takdir Terpelintir

[PUISI] Tirai Takdir Terpelintir
Ilustrasi menenun (pexels.com/www.kaboompics.com)
Share Article

Gadis muda penenun takdir

Yang selalu tersenyum hingga akhir

Meski tiba jemarinya meraba duka

Tak sirna bahagianya meski terluka

Kembali Sang Gadis menenun takdir

Yang kedua buat tangannya terkilir

Namun, kembali ia poles dengan tawa

Penuhi takdirnya dengan senyum mesra

Tapi, untuk yang terakhir

Tirai takdirnya terpelintir

Buat senyumnya sirna

Dan terpoles jejak airmata

Gadis muda Sang Penenun Takdir

Kini jemarinya sudah tak lagi mahir

Sebab tirainya telah dicerca cela

Dan sudah jatuh kedalam petaka

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team