Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Bayangan yang Pulang Terlambat
ilustrasi keramaian di jalan menjelang malam hari (unsplash.com/onny Jiang)

Matahari perlahan tenggelam
Meninggalkan jalan yang memanjang
Bayangan mengikuti setiap langkah
Namun tak pernah berjalan lebih dulu

Ada kenangan yang bersikeras tinggal
Meski waktu terus bergerak
Mengisi ruang-ruang yang sunyi
Dengan gema yang tak terlihat

Malam mencoba memeluk bumi
Tetapi beberapa kehilangan
Masih memilih terjaga
Di sela-sela keheningan

Dan ketika fajar kembali lahir
Bayangan kembali mengecil
Mengajarkan bahwa duka pun
Tak selamanya sebesar kemarin

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team