Usiaku bertambah, beriringan dengan gelisah di dada
Sebab dewasa menuntutku kian bijaksana
Salah melangkah, aku bisa jatuh tanpa jeda
Bersamaan dengan masa depan yang porak-poranda

Hidup mulai terasa mencekam dalam ketidakpastian
Kala benak kian rajin merangkai skenario suram
Seolah aku akan tenggelam, tak terselamatkan
Lantas tak punya kesempatan mengubah kesalahan

Atau mungkin kepalaku hanya menebarkan kebohongan
Yang diam-diam kupercaya karena repetisinya
Padahal kesempatan bangkit tak pernah tertutup
Dunia tak berakhir hanya karena sekali aku jatuh