Benih kutanam dengan penuh harap
Satu demi satu masuk ke tanah
Keringat jatuh lebih sering dari hujan
Namun permukaan tetap terlihat sama
Hari berganti tanpa banyak perubahan
Langit menahan mendung di kejauhan
Tanah retak memeluk akar muda
Tanpa tanda bahwa musim akan berganti
Aku sempat bertanya pada diri sendiri
Apakah yang kutanam masih bertumbuh
Sebab dari atas semuanya tampak sunyi
Seolah tidak ada yang sedang terjadi
Meski begitu tanganku belum berhenti
Benih baru tetap kutitipkan pada tanah
Barangkali akar memilih bekerja dalam gelap
Jauh dari mata yang terlalu ingin melihat
![[PUISI] Benih di Musim Kering](https://image.idntimes.com/post/20260121/2429_55d5862e-2eac-4292-8144-de0ac3d62f89.jpg)