Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Bukan Sekadar Melangkah

[PUISI] Bukan Sekadar Melangkah
ilustrasi mempertimbangkan arah dan langkah (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Langkah tak lagi sekadar jejak
Bukan angin yang lewat dan lenyap
Setiap pijakan kutimbang bijak
Sebab ada hati yang turut terikat

Dulu bebas kubelah rimba
Tak hirau arus, tak takut gelap
Kini tiap simpang kutatap lama
Sebab jalanku tak kupijak sendiri

Cahaya gemerlap tak selalu benar
Tak semua peta menuntun pulang
Dewasa itu menakar arah
Bukan sekadar ingin, tapi juga dampak

Maka kutempuh dengan hati tenang
Bukan lamban, hanya lebih paham
Sebab tiap tapak yang kusematkan
Menjadi jejak bagi mereka yang kusayang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Langit yang Terluka oleh Manusia

10 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction