Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Bumi yang Menunggu Kita Sadar

[PUISI] Bumi yang Menunggu Kita Sadar
ilustrasi menanam pohon untuk menjaga lingkungan (pexels.com/Thirdman)

Bumi tidak pernah meminta banyak
Hanya ingin dirawat secukupnya
Namun kita memberinya luka
Yang tak sempat ia tolak

Hutan-hutan kehilangan suara
Pohon tumbang tanpa pamit
Angin membawa cerita sedih
Yang tak lagi kita dengar

Air mengalir membawa keluh
Tentang racun yang kita titipkan
Laut menyimpan tangis panjang
Di antara ombaknya yang lelah

Berapa lama lagi kita diam
Seolah ini bukan milik bersama
Padahal bumi sedang menunggu
Kita untuk akhirnya sadar

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Bumi yang Menunggu Kita Sadar

22 Apr 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Kepada Perempuan

[PUISI] Kepada Perempuan

22 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Memetik Purnama

[PUISI] Memetik Purnama

21 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Malaikat Palsu

[PUISI] Malaikat Palsu

21 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bising Amoral

[PUISI] Bising Amoral

20 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menjadi Abadi

[PUISI] Menjadi Abadi

20 Apr 2026, 05:48 WIBFiction
[PUISI] Mengingat Kamu

[PUISI] Mengingat Kamu

19 Apr 2026, 11:25 WIBFiction