Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Bumi yang Menunggu Kita Sadar

[PUISI] Bumi yang Menunggu Kita Sadar
ilustrasi menanam pohon untuk menjaga lingkungan (pexels.com/Thirdman)
Share Article

Bumi tidak pernah meminta banyak
Hanya ingin dirawat secukupnya
Namun kita memberinya luka
Yang tak sempat ia tolak

Hutan-hutan kehilangan suara
Pohon tumbang tanpa pamit
Angin membawa cerita sedih
Yang tak lagi kita dengar

Air mengalir membawa keluh
Tentang racun yang kita titipkan
Laut menyimpan tangis panjang
Di antara ombaknya yang lelah

Berapa lama lagi kita diam
Seolah ini bukan milik bersama
Padahal bumi sedang menunggu
Kita untuk akhirnya sadar

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More

[PUISI] Langit Sengaja Mendung

09 Jun 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Kupu-kupu Tua

[PUISI] Kupu-kupu Tua

09 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sayap Itu Rapuh

[PUISI] Sayap Itu Rapuh

09 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Belajar Terbang

[PUISI] Belajar Terbang

08 Jun 2026, 22:07 WIBFiction
[PUISI] Coba Lagi

[PUISI] Coba Lagi

08 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Tentang Tenang

[PUISI] Tentang Tenang

08 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Menyelamatkan Akar

[PUISI] Menyelamatkan Akar

07 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lumrah yang Susah

[PUISI] Lumrah yang Susah

06 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kompas yang Patah

[PUISI] Kompas yang Patah

05 Jun 2026, 09:07 WIBFiction