Di pelupuk mata, senja itu kembali membayang
Menghadirkan jingga yang dulu pernah kita sayang
Aroma tanah basah selepas hujan membasahi bumi
Membawa kembali tawa yang sempat tersembunyi

Ada warna hijau daun yang meneduhkan jiwa
Saat kita duduk berdua di bawah pohon tua
Desir angin berbisik tentang mimpi-mimpi
Di antara birunya langit yang tak pernah bertepi

Kini, semua warna itu tersimpan dalam hati
Menjadi lukisan abadi yang takkan pernah mati
Terima kasih, kenangan indah yang takkan pudar
Di setiap sudut ruang, namamu selalu mekar