Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kepada Perempuan

[PUISI] Kepada Perempuan
ilustrasi perempuan (pexels.com/Meruyert Gonullu)

Kepada perempuan,
Kenapa seringkali kamu terlihat muram, padahal dunia begitu menyenangkan?

Kepada perempuan,
Sepertinya isi kepalamu terlalu berantakan, mungkin kamu butuh sejenak tenang

Kepada perempuan
Berhenti membandingkan, sesungguhnya kamu tidak mengerti makna keistimewaan

Kepada perempuan,
Tidak ada yang perlu dikeluhkan, selama pijakanmu teguh dalam hati dan pikiran

Kepada perempuan,
Bahagialah, 
Selama kamu punya iman, pendidikan, dan karir yang diusahakan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kepada Perempuan

22 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Memetik Purnama

[PUISI] Memetik Purnama

21 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Malaikat Palsu

[PUISI] Malaikat Palsu

21 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bising Amoral

[PUISI] Bising Amoral

20 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menjadi Abadi

[PUISI] Menjadi Abadi

20 Apr 2026, 05:48 WIBFiction
[PUISI] Mengingat Kamu

[PUISI] Mengingat Kamu

19 Apr 2026, 11:25 WIBFiction
[PUISI] Persis Kaca Rapuh

[PUISI] Persis Kaca Rapuh

18 Apr 2026, 20:17 WIBFiction