Gelap datang tanpa peringatan,
menyelimuti hati yang rapuh,
membawa dingin yang tak biasa,
dan sunyi yang terasa dalam.
Namun di balik gelap yang pekat,
ada secercah cahaya kecil,
yang tak mau padam begitu saja,
meski diterpa luka berkali-kali.
Ia mungkin tak terang menyilaukan,
namun cukup untuk menuntun langkah,
pelan-pelan keluar dari bayang,
menuju ruang yang lebih hangat.
Dan suatu hari, tanpa disadari,
cahaya itu akan tumbuh besar,
mengisi kembali ruang yang kosong,
dan menghidupkan harapan yang sempat hilang.
![[PUISI] Cahaya yang Bertahan](https://image.idntimes.com/post/20260415/pexels-goldcircuits-2425029_ca35172f-4cda-4cc4-a737-51d6367ef464.jpg)