Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Cinta yang Membuatku Ragu

1 min read
[PUISI] Cinta yang Membuatku Ragu
ilustrasi wanita duduk sendirian (pexels.com/Thomas Ronveaux)
Share Article

Kukira cinta mampu meredakan segala badai
Sebab itulah mereka memilih tinggal dan menua bersama
Kukira waktu yang panjang akan menumbuhkan lebih banyak hangat
Namun semakin lama, dingin justru menjelma begitu mencekam

Aku melihat sendiri, entah apa yang membuatnya berubah
Atau mungkin sejak awal, memang itulah wajah yang disembunyikannya
Ketika amarah datang dan mengambil alih seluruh raganya
Lelaki itu menumpahkan segala luka pada perempuan yang telah lama menemaninya

Seketika cinta terasa sebagai sesuatu yang begitu rumit
Aku bahkan membayangkan jika akulah yang berdiri di tempatnya
Akankah aku mampu bertahan di tengah kata-kata yang melukai?
Tidak, tentu tidak—aku bahkan tak ingin berjumpa dengan lelaki seperti itu

Cinta semacam itu kadang membuat langkahku sendiri gentar
Membuatku ragu untuk membuka pintu dan membiarkan seseorang masuk
Namun jauh di dasar hati yang masih ingin percaya
Aku tetap mendamba cinta yang hangat, bersama seseorang yang tepat

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team