Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Dari Abu yang Masih Hangat
ilustrasi api unggun (magnific.com/kotkoa)

Masih hangat sisa yang terbakar
Di telapak tangan yang belum sempat pulih
Namun di antara pecahan itu
Ada sesuatu yang menolak hancur

Kukumpulkan serpihan satu per satu
Bukan untuk mengulang bangunan lama
Aku telah belajar dari dinding yang runtuh
Bahwa fondasi tidak dibangun dari rasa takut

Biarlah debu melekat pada langkah
Biarlah luka tinggal sebagai bekas
Aku tak lagi menunggu keadaan berubah
Tanganku sendiri akan memulai kembali

Dari abu yang masih hangat
Akan kubentuk nyala yang lebih panjang
Bukan untuk membakar masa lalu
Melainkan menerangi jalan yang belum kutahu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎