Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Debu Angkasa

[PUISI] Debu Angkasa
unplash.com

Langit kala itu terlalu gelap untuk direngkuh

memijakkan kaki yang mengayuh lambat di dataran luas ini,

membuat irama dentuman nadi membengkak

hanya tampak liukan bukit berdiri tegak

hanya terasa lambaian ilalang yang menjulang 

 

Sendiri di dalam pikiran,

mengajak intuisi bermain bersama hati

sampai di tapak, satu pengikut galaksi menyapa di kehampaan ruang

hanya sapaan kosong tanpa arti yang didengar

apakah suara itu telah terjebak di lubang hitam bersama memori?

 

Tak terasa nebula terlihat di langit 

menemani langkah-langkah kaki yang terasa semakin berat

walau sunyi terus mendekap disepanjang perjalanan itu

taburan bintang dan debu angkasa menemani,

mereka menyambut suara-suara yang hanya terdengar keras di dalam

menepis lamunan yang membuat sendu

 

kini, kernyitan dahi perlahan mulai sirna 

binar-binar di angkasa mengalahkan tameng yang disebut duka

kini suara dan duka telah menjadi debu angkasa,

bersanding bersama milyaran bintang, 

beralun bersama malam,

dan berkelana bersama mimpi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aizah Fajriana D.H
EditorAizah Fajriana D.H
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Langit yang Terluka oleh Manusia

10 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction