Seandainya masa bisa diundang
Untuk duduk sebentar di sini
Segunung keluh kesah
Ingin kurapikan kembali

Takkan ada lagi kehampaan
Mengisi ruang yang kosong
Takkan ada lagi keraguan
Untuk mengobarkan api asmara

Tapi angan melayang jauh
Sementara bumi telah berpaling
Yang tersisa di genggam
Hanyalah doa dan kenangan

Kini deru sesal menggema
Bahwa waktu titipan Ilahi
Takkan pernah sanggup dipinta
Setelah ia mati