Kata-kata mengetuk pelan
Namun pintu itu membisu
Sebab di dalam sana
Keyakinan telah bersemayam
Kami membawa cahaya
Ia memilih bayangannya
Kami membawa jawaban
Ia memeluk prasangkanya
Ada sesat yang tenang
Ada salah yang dipercaya
Dan yang paling berbahaya
Adalah keliru yang dipertahankan
Maka diam pun belajar
Saat nasihat kehilangan arah
Sebab kebenaran menunggu
Hingga hati bersedia membuka
![[PUISI] DI Negeri Prasangka](https://image.idntimes.com/post/20260603/pexels-chuotanhls-37860397_66523727-eadf-48cb-b89f-51d5d25f85f9.jpg)