Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Ibuku adalah Samudera Biru
ilustrasi laut (unsplash.com/Dimitry B)

Sayangnya adalah dalam samudera

yang tak mampu diterka-terka

berapa ribu meter dalamnya

sungguh, tak mampu dipastikan

Sabarnya adalah luas samudera

yang tak mampu diukur dengan indra

penglihatan, perabaan atau apapun

yang telah Tuhan ciptakan

Ibuku benar-benar samudera biru

yang membiarkanku berkelana

yang membiarkanku diterpa angin, digulung ombak, dihantam badai

tapi, ia tetap di sampingku selalu

dengan doa

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team