Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Jalan Keraguan

[PUISI] Jalan Keraguan
ilustrasi wanita menutup mata (pexels.com/Anastasiya L.)

Sendiri, rasanya aku sudah kewalahan
Hidup di perantauan,
Tanpa seorang pun kenalan
Akhirnya, aku memasuki fase hidup yang mendebarkan

Pikiranku kerap berkelana,
Seolah ia belum siap 'tuk memulai perjalanan ini
Bertemu dengan ragam karakter manusia
Mengobrolkan kisah klasik kehidupan
Lantas kemudian saling meninggalkan atau justru berkawan

Jika kurenungkan kembali,
Hidupku bak kilasan mimpi
Di mana banyak kenyataan bercerai-berai
Semua itu terasa seperti permukaan
Penuh basa-basi jua topeng kepalsuan

Sebab di antaranya banyaknya nama yang kukenal, hanya tersisa satu bentuk kesamaan
Kebutuhan 'tuk saling terkoneksi
Di dengar dan mendengarkan,

Namun, membiarkan diriku menjadi bagian di antara gerombolan
Bersosialisasi, terhubung dalam satu ruang dimensi
Membuatku ingin mengunci diri dalam waktu yang lama
Di kamar, hanya ada aku dan diriku seorang 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bintan Rahayu Anisah
EditorBintan Rahayu Anisah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kita yang Salah Waktu

23 Feb 2026, 12:47 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hati

[PUISI] Kepada Hati

22 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Asa Tersisa

[PUISI] Asa Tersisa

22 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Buat Apa Bersuara?

[PUISI] Buat Apa Bersuara?

22 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Cangkir Biru

[PUISI] Cangkir Biru

20 Feb 2026, 13:48 WIBFiction
[PUISI] Koma di Ujung Doa

[PUISI] Koma di Ujung Doa

20 Feb 2026, 05:15 WIBFiction