Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kencan yang Tersisa di Ingatan

[PUISI] Kencan yang Tersisa di Ingatan
gambar pasangan kekasih naik sepeda (pexels.com/Cottonbro Studio)

Di masa purba kita pernah berkencan di kebisuan
Malam purnama menyinarkan cahaya ke matamu
Juga mataku tak berani mengerling: terlalu silau
Tak berani menatap barang sedetik
Terlalu takut ditatap kembali oleh mata seindah matamu

Dan kebisuan pun tak kunjung pecah
Seperti bisul pada pantatku yang tertekan pada sadel sepeda: menyakitkan
Dan ketika bisul kita pecah
Nanahnya meluber berdenyut-denyut menyakitkan
"aku duluan," katamu di persimpangan sembari melambaikan tangan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Gema Renjana Melabuhkan Sauh

05 Apr 2026, 20:22 WIBFiction
[PUISI] Rindu Rumah

[PUISI] Rindu Rumah

05 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Setipis Alasan

[PUISI] Setipis Alasan

04 Apr 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Semanis Madu

[PUISI] Semanis Madu

03 Apr 2026, 22:08 WIBFiction
[PUISI] Cerita Akhir Maret

[PUISI] Cerita Akhir Maret

03 Apr 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Jedalah Sejenak

[PUISI] Jedalah Sejenak

03 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Rumah Ternyaman

[PUISI] Rumah Ternyaman

03 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sebongkah Es

[PUISI] Sebongkah Es

03 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lahan Basah

[PUISI] Lahan Basah

02 Apr 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Pagi

[PUISI] Rahasia Pagi

02 Apr 2026, 21:07 WIBFiction