Pada ranting yang retak oleh bara
Seekor burung menggenggam sisa harap
Paruhnya membawa sepotong ranting
Seolah rumah bisa disusun dari ingatan
Di bawahnya buah-buah luruh sebelum matang
Serangga kehilangan celah untuk bersembunyi
Sungai mengalir dengan warna yang asing
Menghanyutkan rahasia di dasar arus
Jauh dari sana ada yang terus menari
Merangkai janji di atas permukaan meja
Tak terdengar bunyi kepak yang kebingungan
Tak terlihat sarang yang kehilangan penghuni
Waktu boleh saja memulihkan warna
Dan musim kembali menumbuhkan bunga
Hingga ketika rindu menemukan tempat bertengger
Namun sarang itu telah berubah menjadi abu
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Ketika Sarang Menjadi Abu
![[PUISI] Ketika Sarang Menjadi Abu](https://image.idntimes.com/post/20261014/pexels-hellram-29221015_645060fb-1f83-4840-98f5-0acbd468d7a0.jpg)
ilustrasi sarang burung (pexels.com/Eduard Kalesnik)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Saujana Para Puan di Tepi Rel: Menyemai Koperasi, Menuai Ekonomi20 Oct 2026, 09:20 WIB
- [PUISI] Barangkali Memang21 Oct 2026, 05:44 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- [PUISI] Bumi yang Dipaksa Diam20 Oct 2026, 05:04 WIB
- [PUISI] Setelah Segalanya, Aku Tetap Kurang19 Oct 2026, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Mengukir Luka Baru22 Oct 2026, 08:18 WIB
[PUISI] Sungai yang Tidak Melawan Batu22 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ketika Sarang Menjadi Abu22 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tetaplah Jatuh Cinta Walau Negara Porak-Poranda22 Oct 2026, 01:10 WIB
[PUISI] Asap Kalimantan dan Wajah-Wajah yang Berpaling22 Oct 2026, 00:19 WIB
[PUISI] Terima Kasih Hidup21 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Benar Pada Akhirnya21 Oct 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Tak Semua Cinta Berujung Bahagia21 Oct 2026, 18:47 WIB
[PUISI] Barangkali Memang21 Oct 2026, 05:44 WIB
[PUISI] Tidak Setengah Langkah21 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Hampa20 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Sajak Mandiri20 Oct 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Ketika Hutan Kehilangan Suara20 Oct 2026, 10:36 WIB
[PUISI] Jamuan bagi Mereka yang Berkuasa20 Oct 2026, 09:07 WIB
[PUISI] Cermin yang Tak Lagi Mengenalku20 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Bumi yang Dipaksa Diam20 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Jeritan Tanpa Suara19 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Menerobos Batasan Diri19 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Lentera Jiwa19 Oct 2026, 18:48 WIB
[PUISI] Takdir Bukan Pemilik Langkah19 Oct 2026, 16:47 WIB