Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Lelah

[PUISI] Lelah
ilustrasi orang lelah dikucilkan (pexels.com/Alvin Decena)
Share Article

Lelah hati ini
Tak satu pun yang menjaga hati
Siapa pun kudatangi
Ke mana pun kuarungi
Ribuan sorot memberi lampu merah
Seakan diri ini payah

Sungguh lelah jiwa ini
Tak satu pun yang peduli
Beribu kali tak disegani
Beribu kali diinjak diri
Seakan jiwa terlucuti dari raga berharga ini

Sangat lelah raga ini
Tak satu pun yang menemani
Beribu bahtera hidup kutapaki
Beribu jua yang merisak diri
Seakan raga berhak terasing
Dari isi sejagat raya ini

Samudra kehidupan penuh gelombang
Jua hati, jiwa, dan raga yang terombang-ambing
Seluruh insan seakan lebih mengerikan
Dibanding makhluk lain yang tak terlihatkan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Damiyati
EditorSri Damiyati

Related Articles

See More

[PUISI] Aku Tumbuh dari Luka yang Diberi Ayah

20 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Parade Rasa

[PUISI] Parade Rasa

17 Jun 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Tersentuh

[PUISI] Tak Tersentuh

16 Jun 2026, 21:07 WIBFiction