Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Lembayung Malam

[PUISI] Lembayung Malam
ilustrasi cahaya rembulan (pixabay.com/Lolame)
Share Article

Aku melihat daun mengering lalu berguguran
Membelah kesunyian dihening malam
Cahaya rembulan berwarna temaram
Hanya menyisakan sinar kuning yang mulai redup karena terhalang oleh awan yang kelam

Gadis berambut sebahu yang duduk di teras rumahnya

Hanya bisa terdiam menikmati malam-malam sendirian
Menyisakan derai hujan membasah di pipinya
Menanti kekasih yang telah pergi, entah kapan kembali lagi
Janji cinta yang mereka buat di bawah pepohonan willow
Kini hanyut ke langit sepi menyisakan harapan yang tak pasti

Mata si gadis selalu sembab oleh cerita-cerita manis yang dibuat kekasihnya
Saat mengingat kenangan-kenangan
Yang terekam dalam ingatan

Ingin rasanya ia menghapus sebaris kenangan indah yang tersimpan
Nyatanya hatinya tak kunjung padam
Untuk merelakan

Lamongan, 03 November 2021

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Kalyana Dhisty
EditorKalyana Dhisty

Related Articles

See More

[PUISI] Aku Menyimpan Badai Terlalu Lama

19 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Parade Rasa

[PUISI] Parade Rasa

17 Jun 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Tersentuh

[PUISI] Tak Tersentuh

16 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Segenggam Getar

[PUISI] Segenggam Getar

16 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pergi ke Matahari

[PUISI] Pergi ke Matahari

16 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rindu Tak Bertuan

[PUISI] Rindu Tak Bertuan

15 Jun 2026, 21:07 WIBFiction