Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Makhluk Lelucon

[PUISI] Makhluk Lelucon
ilustrasi badut (pexels.com/Sachin Bharti)

Dilahirkan dari tawa setengah patah
Seperti cermin retak memaksa memantulkan langit
Di panggung dunia riuh
Berdiri dengan topeng menertawakan diri

Angin mengolok-olok rambu
Persis penonton tak pernah kehabisan ejekan
Langit pernah berkata lantang
Jadilah badai jika tak ingin diremehkan

Kadang seperti badut tanpa sirkus
Berbagi tawa yang asin pada laut
Tampil galak namun dungu
Persis lelucon dalam upik abu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kucari Kamu

[PUISI] Kucari Kamu

28 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Inang Benalu

[PUISI] Inang Benalu

27 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rumit

[PUISI] Rumit

26 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Sepi yang Berisik

[PUISI] Sepi yang Berisik

26 Apr 2026, 05:25 WIBFiction