Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Yang Menang Bukan Aku

[PUISI] Yang Menang Bukan Aku
potret kupu-kupu dengan sebagian sayap yang patah (pexels.com/Evie Shaffer)

Kau membunuhku dengan penderitaan,
melumpuhkan sayap indahku
dengan menikamnya hingga berdarah,
hingga aku tak lagi mampu terbang bebas.

Aku memilih pergi,
alih-alih mempertahankan hatimu
yang nyatanya milik orang lain.
Bukan karena aku kalah,

melainkan karena aku merasa
semua itu tak perlu.
Sebab aku mulai sadar,
kau tidak pantas untuk kuperjuangkan.

Selama ini, hanya ragamu yang kugenggam,
bukan hatimu.
Kau pun sadar, hatimu bukan untukku,
namun kau terus memainkan peran di hadapanku,
Seolah mencintaiku dengan begitu hebatnnya.

Aku memilih mundur
karena akhirnya aku mengerti:
masa lalumu adalah pemenangnya,
dan aku tak ingin lelah bersaing dengannya.

Tanpa perlu usaha,
dia telah menjadi pemenang.
Sedangkan aku?
sehebat apa pun aku berjuang,
hatimu tak akan pernah menjadi milikku.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Jejak Angsa di Danau Sunyi

06 Mar 2026, 23:02 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Lelucon

[PUISI] Makhluk Lelucon

06 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Perjanjian Sunyi

[PUISI] Perjanjian Sunyi

06 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Pisau Emas

[PUISI] Pisau Emas

05 Mar 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Mengais Ironi

[PUISI] Mengais Ironi

04 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kelam Malam Silam

[PUISI] Kelam Malam Silam

04 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menitip Doa

[PUISI] Menitip Doa

03 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Bius Standar Ganda

[PUISI] Bius Standar Ganda

02 Mar 2026, 13:07 WIBFiction