Siapa yang menentukan manusia itu normal?
Mengapa kami harus menjadi normal?
Mengapa perempuan harus menjadi berguna?
Mengapa kami perlu menjadi normal di dunia yang tak pernah bertanya?
Mereka kerangkeng tubuh kami dengan doktrin dan stigma
Memaksa pikiran untuk tunduk pada ekspektasi
Jika tak ikut menari dalam ritme norma yang kaku
Kami dicap gila, cacat, dan tak laku
Perempuan direduksi sebagai pelayan dan alat penjamin keturunan
Kalau tak berguna bagi suami dan masyarakat
Kami dianggap tak bermartabat dan tak layak
Dunia ramah bagi perempuan, katanya
Tapi, kami terlalu murah untuk dibeli hanya dengan lidah
Dunia menjamin kebebasan, katanya
Tapi, kebebasan tak pernah tumbuh dari patuh yang dipaksa
Mengapa kami harus menjadi normal?
Mengapa kami perlu mengubur warna sendiri?
![[PUISI] Mengapa Kami Harus Menjadi Normal?](https://image.idntimes.com/post/20240118/pexels-photo-3214195-318f737aa1f43f13bd86c5b8c98ea26c-cc547d565a4ce03b6e6be850900bab6e.jpeg)