Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Panggung Pentas Pribadi

[PUISI] Panggung Pentas Pribadi
Ilustrasi ballerina (pexels.com/Olivia)
Share Article

Sorot lampu gemerlap dalam malam
Namun dirinya tersungkur muram
Kutanya, "baik-baik saja?"
Jawabnya, "biasa saja"

Kembali ia menari dengan datar
Auranya, cerita yang ia bawa, semuanya hambar
Tak ada bumbu, tak ada adegan pilu
Namun katanya, "kupastikan semuanya tak palsu"

Detik demi detik berlalu
Ceritanya masih saja tak seru
Akhirnya, semuanya pergi tanpa tepuk tangan
Hingga kusadar, ada pesan yang terlewatkan

Tak perlu sendu 'tuk jelaskan pilu
Tak perlu tawa 'tuk jelaskan bahagia
Tak perlu gundah 'tuk jelaskan lelah
Tidurlah, sekarang sudah malam

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team