Kita lahir tanpa bisa memilih pagi
Lalu tumbuh ditemani tawa dan sepi
Belajar berjalan, juga belajar terjatuh
Hingga bisa mengerti hidup tak selamanya akan utuh
Ada musim ketika langit membiru
Ada pula hari yang kehilangan restu
Terkadang langkah terasa begitu ringan
Kadang kaki gemetar menahan beban
Sebab hidup tak pernah benar-benar diam
Ia berputar seperti siang dan malam
Hari ini mungkin kita yang bertahan
Esok bisa saja kita yang kehilangan
Begitu pula tentang datang dan pergi
Semua singgah menurut waktunya sendiri
Tak ada yang abadi menggenggam dunia
Setiap jiwa hanya sedang menunggu giliran tiba
![[PUISI] Menunggu Giliran](https://image.idntimes.com/post/20260624/img_5178_4863b8a1-abb0-4b55-929c-7cb6d164ba8c.jpeg)