Biarlah waktu merampas beberapa musim
Yang pernah mekar di taman harapanku
Aku rela melihatnya gugur bersama angin
Asal bukan diriku yang tercerabut dari akar
Biarlah namaku menjadi riak yang pudar
Di permukaan danau bernama penilaian
Aku tak ingin menjadi ombak yang dipaksa besar
Hanya untuk memuaskan pandangan
Ada jalan-jalan yang tampak bercahaya
Namun meminta jiwa sebagai ongkos perjalanan
Aku memilih langkah yang lebih sunyi
Meski harus berjalan tanpa tepuk tangan
Sebab diterima oleh seluruh dunia
Tak selalu berarti menemukan tempat pulang
Kadang yang paling menyelamatkan manusia
Adalah keberanian untuk tetap menjadi dirinya seorang
Maka jika esok aku kehilangan banyak hal
Waktu, kesempatan, bahkan nama baik sekalipun
Semoga yang tersisa di dalam dada ini
Tetaplah aku, yang tak pernah tunduk untuk menjadi siapa pun
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Menyelamatkan Akar
![[PUISI] Menyelamatkan Akar](https://image.idntimes.com/post/20260601/pexels-david-kanigan-239927285-29125088_2f48d6b3-a0a9-4204-968d-3ac7bc111014.jpg)
ilustrasi menyendiri (pexels.com/David Kanigan)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Antara Doa yang Jauh dan Dosa yang Menyembunyikan Diri02 Jun 2026, 05:04 WIB
- [PUISI] Jalan Panjang Menuju Kebijaksanaan01 Jun 2026, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Pohon yang Tak Pernah Meminta Hujan26 Jul 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Cemas yang Tak Bersuara26 Jul 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Hari Kematianku25 Jul 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Kau Pantas Dirayakan Hari Ini25 Jul 2026, 20:27 WIB
[PROSA] Cinta pada Lelaki Fiksi25 Jul 2026, 20:22 WIB
[PUISI] Monster yang Kuberi Nama25 Jul 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Sudut Pandangmu25 Jul 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Sepasang Bayang di Ambang Batas24 Jul 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Sebatas Pengingat24 Jul 2026, 13:07 WIB
[PUISI] Kanvas Putih24 Jul 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Menyerahkan Emosi pada Puisi24 Jul 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Kehilangan Tempat Pulang23 Jul 2026, 16:07 WIB
[PUISI] Diam-diam Berbunga23 Jul 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Di Hadapan Keraguan23 Jul 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tempat Penyesalan Tinggal22 Jul 2026, 15:07 WIB
[PUISI] Taut22 Jul 2026, 08:25 WIB
[PUISI] Tanah Usang22 Jul 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Menyeduh Pagi 21 Jul 2026, 15:07 WIB
[PUISI] Menjadi Manusia21 Jul 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Gadis Malang dan Kotak Masa Lalu21 Jul 2026, 05:04 WIB